Percepat Herd Immunity, Polri Gandeng Muhammadiyah Gelar Vaksinasi Massal di 20 Provinsi

Oleh Nanda Perdana Putra pada 29 Jul 2021, 14:35 WIB
Diperbarui 29 Jul 2021, 14:35 WIB
FOTO: Kapolri Rapat Kerja dengan Komisi III DPR
Perbesar
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (16/6/2021). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung vaksinasi massal Covid-19 yang digelar di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat.

Kegiatan tersebut diselenggarakan dengan kerjasama PP Muhammadiyah, Polri, dan Dinkes Provinsi DKI Jakarta. 

Listyo yakin dengan vaksinasi massal tersebut maka akan cepat terbentuk kekebalan kelompok atau herd immunity terhadap Covid-19. 

"Alhamdulillah kerjasama ini sudah berlangsung beberapa lama, sudah ada 20 sampai 27 kegiatan di kurang lebih 20 wilayah. Yang tentunya ini akan sangat bantu dalam rangka percepat kegiatan vaksinasi," tutur Listyo dalam keterangannya di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (29/7/2021).

Kegiatan vaksinasi di PP Muhammadiyah sendiri dimulai pada 28 Juli dan 29 Juli 2021. Adapun sasarannya adalah majelis, lembaga, organisasi otonom, keluarga besar Muhammadiyah, serta masyarakat umum sebanyak 1.000 orang dengan target 500 orang per hari.

"Untuk ke depan kita terus lanjutkan kegiatan bersama dalam rangka akselerasi percepatan vaksinasi diseluruh wilayah. Dan nanti saya juga minta seluruh Kapolda untuk melakukan kerjasama seluruh rekan Muhammadiyah di seluruh wilayah. Sehingga terbentuk kekuatan dalam rangka sinergi laksanakan percepatan terhadap vaksinasi," jelas dia.

Menurut Listyo, Muhammadiyah pun memiliki tenaga kesehatan yang mumpuni, sehingga dapat bekerjasama sebagai vaksinator. Terlebih, penanganan pandemi sangat memerlukan kerjasama atau sinergi dengan seluruh organisasi masyarakat, kepemudaan, dan seluruh elemen masyarakat. 

"Dalam rangka wujudkan herd immunity ini tentunya akan bisa berjalan dengan lebih baik apabila seluruh elemen ormas, organisasi kepemudaan bisa ikut terlibat," kata Listyo.

Lebih lanjut, Listyo kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan meski telah memerima vaksinasi.

"Tetap pakai masker, jaga jarak dan ikuti aturan petunjuk terkait aturan-aturan lakukan protokol kesehatan dan yang belum vaksin segera laksanakan vaksin," ujar Listyo 

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kerja Sama di 20 Provinsi

Sementara itu, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti menambahkan, kerjasama vaksinasi bersama Polri ini sudah dilaksanakan di lebih dari 20 provinsi se-Indonesia di antaranya Jakarta, Kalimantan Timur, hingga Nusa Tenggara Timur.

Setidaknya ada 76 Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah yang terlibat dalam kegiatan itu.

"Karena pandemi bukan hanya kesehatan murni tapi banyak dampak yang ditimbulkan terutama yang berkaitan dengan kesehatan mental, spiritual dan ekonomi. Mudah-mudahan kerjasama ini dapat kita tingkatkan," kata Mu'ti. 

Dia juga mengatakan, Polri ikut membantu dengan memberikan bantuan warga yang telah divaksin. 

"Tim bertugas ini dari aliansi RS Islam Jakarta. Kami dapat info yang vaksinasi dapat bantuan dari Pak Kapolri beras 2 ton yang nanti kami sampaikan ke peserta. Ini tim gabungan dengan RS Muhammadiyah dan Polri," terang Mu'ti.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya