Peluang Kerjasama Polri dan Kepolisian Panama, Berantas Perdagangan Orang dan Narkoba

Oleh Nanda Perdana Putra pada 28 Jul 2021, 18:05 WIB
Diperbarui 28 Jul 2021, 18:05 WIB
Kabarhakam Polri Pulang Kampung ke Blora
Perbesar
Kabareskrim Komjen Pol. Agus Andrianto saat menginjakkan di bumi kelahirannya Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Foto: Liputan6.com/ Ahmad Adirin)

Liputan6.com, Jakarta Polri menyambut baik peluang kerjasama internasional Indonesia dan Panama. Khususnya Polri dengan Kepolisian Panama.

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto berharap kedua institusi kepolisian negara dapat bekerja sama membahas penanggulangan kejahatan transnasional.

"Berbagai macam isu yang menjadi perhatian bersama, misalnya perdagangan obat-obat terlarang dan perdagangan manusia," tutur Agus dalam keterangannya, Rabu (28/7/2021).

Menurut Agus, Indonesia dikenal ahli dalam menangani peredaran gelap narkoba khususnya sabu, dapat bertukar metode penanganan dengan kepolisian Panama yang banyak menanggulangi perdagangan narkotika jenis kokain.

"Sehingga dua hal berbeda ini bisa saling dipertukarkan ilmunya," kata Agus.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Bahas Sejumlah Kerjasama Bilateral

20150902-Logo Bareskrim-Jakarta
Perbesar
Bareskrim Polri (Liputan6.com/Yoppy Renato)

Sementara itu, Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Panama, Sukmo Harsono sebelumnya telah melakukan kunjungan resmi atau courtesy visit ke Wakil Menteri Keamanan Publik Panama HE Ivor Axel Pitti.

Dalam pertemuannya tersebut, perwakilan kedua negara itu membahas sejumlah hal. Mulai dari kerjasama bilateral yang telah dilakukan antara Indonesia dan Panama hingga penjajakan potensi kerja sama antara Polri dengan Kepolisian Panama.

"Kami membahas upaya peningkatan lebih lanjut hubungan kedua negara, terutama isntitusi kepolisian Indonesia dengan kepolisian Panama," ujar Sukmo dalam pertemuan yang dilakukan pada Selasa 26 Juli 2021.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya