5 Fakta Viral Pasien Covid-19 Jajan Bakso Keliling Saat Isoman di Hotel

Oleh Maria Flora pada 28 Jul 2021, 15:34 WIB
Diperbarui 28 Jul 2021, 15:34 WIB
Aktivitas Pasien COVID-19 Jalani Isolasi Mandiri di Hotel
Perbesar
Pejalan kaki melintas di depan sejumlah pasien Covid-19 yang sedang berjemur di sebuah hotel kawasan Salemba, Jakarta, Senin (22/2/2021). Hotel masih menjadi pilihan warga di Jakarta sebagai tempat isolasi mandiri ketika terpapar virus Covid-19. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta Jajan bakso di pinggir jalan sudah biasa terjadi. Namun, menjadi tak biasa saat pembelinya adalah para pasien positif Covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri (isoman). 

Momen tersebut belum lama ini tertangkap kamera dan terjadi pada seorang pedagang bakso keliling yang tengah melintas di sebuah hotel kawasan Jakarta Barat. Heboh pasien positif asyik jajan bakso keliling tersebut bahkan sempat viral di media sosial. 

Terkait video viral yang memperlihatkan sejumlah pasien Covid-19 tengah makan bakso di halaman hotel, belakangan dibenarkan oleh Kepala Satpol PP Jakarta Barat, Tamo Sijabat.

Namun, Tamo memastikan bahwa para pasien tidak keluar dari pagar hotel. Dia menjelaskan saat itu tengah digelar olahraga pagi. Saat tukang bakso melintas, lalu dipanggil.

"Itu pagarnya kan terbuka, pagarnya kan jeruji besi gitu. Jadi, mereka itu bisa sambil senam kali ada lewat bakso itu dipanggil," kata Tamo saat dikonfirmasi, Selasa (27/7/2021).

Lantas, apa yang terjadi dengan pedagang bakso yang dagangannya dibeli pasien Covid-19?

Berikut sederet fakta viral sejumlah pasien positif Covid-19, asyik jajan bakso kelilin di tengah jalani isolasi mandiri: 

  

** #IngatPesanIbu 

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap 3m #vaksinmelindungikitasemua

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Scroll down untuk melanjutkan membaca

1. Viral di Media Sosial

Usai diunggah ke media sosial oleh akun Twitter @AREAJULID, aksi sejumlah pasien Covid-19 yang jajan bakso keliling pun viral.

Terlihat ada enam pria diduga pasien Covid-19 makan bakso di halaman hotel. Mereka memesan jajanan dari pedagang bakso keliling yang ada di luar pagar hotel.

Kepala Satpol PP Jakarta Barat, Tamo Sijabat, membenarkan informasi terkait adanya sejumlah pasien Covid-19 yang menjalankan isolasi di salah satu hotel di wilayahnya tengah jajan bakso keliling.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

2. Dipastikan Tidak Keluar Pagar Hotel

Dalam keterangannya, Tamo kembali menambahkan bahwa para pasien tersebut membeli bakso melalui pagar hotel. 

Dia memastikan, pasien tidak keluar pagar hotel. Namun, para pasien dilayani penjual dari balik pagar besi.

"Jadi mereka tidak keluar pagar ya, bukan. Dari dalam dia panggil abang bakso itu," ucapnya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

3. Pihak Hotel Dapat Teguran

Terkait insiden itu, pihak hotel langsung mendapatkan teguran karena tidak mengawasi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi.

Tamo juga tidak mengetahui detail kapan kejadian tersebut. Namun, dia memastikan, pihak hotel telah menutup pagar dengan terpal, untuk mencegah peristiwa serupa terulang.

"Udah kita kasih peringatan, udah diperbaiki, udah ditutup (terpal di pagar), jadi enggak bisa lagi dari dalam keluar," jelas dia.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

4. Pedagang Bakso Jalani Tes PCR

Terkait pedagang bakso yang dagangannya dibeli para pasien Covid-19, Tamo menyatakan bahwa pihaknya telah menemukan pedagang bakso tersebut.

Setelah ditemukan, pedagang tersebut diminta untuk melakukan tes swab PCR dan kini masih menunggu hasil. 

"Sudah di PCR, nanti saya kirim hasilnya, ketemunya semalam," kata Tamo saat dihubungi, Rabu (28/7/2021).

Scroll down untuk melanjutkan membaca

5. Tidak Tahu Pembelinya Pasien Covid-19

Dalam keterangannya, Tamo menyebut bahwa pedagang tersebut mengaku tidak mengetahui bahwa sejumlah orang di hotel yang membeli bakso sedang menjalankan isolasi mandiri akibat Covid-19.

Dia menyatakan selama berjualan, si pedagang juga menggunakan masker.

"(Kalau positif) paguyuban baksonya kita tracing, ke paguyuban baksonya (6-7 orang temannya)," jelas Tamo. 

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya