Ketua DPR Minta Pemerintah Tak Menurunkan Jumlah Testing Harian Covid-19

Oleh Yopi Makdori pada 28 Jul 2021, 09:19 WIB
Diperbarui 28 Jul 2021, 09:19 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani di Rapat Paripurna DPR RI dalam rangka ulang tahun ke-75 DPR
Perbesar
Ketua DPR RI Puan Maharani di Rapat Paripurna DPR RI dalam rangka ulang tahun ke-75 DPR. (Foto: Dokumentasi DPR).

Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah untuk tidak memperkecil kapasitas testing kasus Covid-19. Hal itu demi membangun kepercayaan masyarakat akan kemampuan pemerintah untuk menanggulangi pandemi Covid-19.

Pasalnya beberapa hari ini, pascalonjakan kasus Covid-19 di Tanah Air pada pertengahan Juli 2021, tren kasus mulai menurun. Jangan sampai masyarakat menganggap tren penurunan ini lantaran menurunnya angka testing di lapangan.

"Kalau jumlah kasus harian turun, tapi jumlah testing turun, masyarakat mungkin akan bilang 'ah kasus turun karena testingnya diturunkan'. Pandangan-pandangan seperti ini sebisa mungkin diantisipasi pemerintah agar tidak menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dalam menangani pandemi," kata Puan dalam keterangan tulis yang diterima pada Rabu (28/7/2021).

Menurut dia, testing justru harus ditingkatkan, bukan malah diturunkan. Apalagi, lanjut Puan, penurunan jumlah testing di bawah standar yang berlaku.

Menurut Puan, testing Covid-19 bukan hanya harus ditingkatkan secara nasional, tetapi perlu dimonitor per daerah.

"Target testing harus lebih besar untuk daerah level 4 dan zona merah," kata mantan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) ini.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Bisa Jadi Bom Waktu

Pasca Mudik Penghuni Apartemen Ikuti Swab Antigen Gratis
Perbesar
Warga mengikuti tes swab antigen gratis di Tower Alamanda Apartemen GNR, Jakarta, Kamis (20/5/2021). Swab antigen yang digelar pengelola apartemen bekerjasama dengan Polres Jakarta Utara, Polsek Kelapa Gading dan Puskesmas bertujuan untuk menekan penyebaran virus Covid-19.(Liputan6.com/Fery Pradolo)

Puan menjelaskan, monitoring data testing per daerah ini penting sebagai dasar pengambilan kebijakan buka-tutup per daerah ke depannya.

"Sebaliknya jika testing kurang, dan banyak jumlah kasus yang tidak terungkap, ini bisa menjadi bom waktu di kemudian hari," kata Puan.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya