Ratusan CPNS di DKI Jakarta Dilatih Jadi Tracer Digital Covid-19

Oleh Ika Defianti pada 27 Jul 2021, 20:34 WIB
Diperbarui 27 Jul 2021, 20:34 WIB
Lacak Penyebaran Covid-19 dengan Tes Swab PCR Drive Thru
Perbesar
Tenaga kesehatan mendata pengguna mobil sebelum tes usap PCR drive thru di halaman Rumah Sakit Pertamina Jakarta (RSPJ), Rabu (6/1/2021). RSPJ menyediakan layanan tes usap PCR mandiri secara drive thru guna melacak sekaligus memutus penyebaran Covid-19. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - Ratusan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di DKI Jakarta mendapatkan pelatihan menjadi tenaga tracer digital buat melacak Covid-19.

"Ada 895 yang sudah kami latih," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti pada Selasa (27/7/2021).

Dia menjelaskan pelatihan tersebut untuk memudahkan para tracer dalam melacak kontak erat pasien Covid-19. Selain itu, pihaknya juga merekrut tenaga kesehatan profesional untuk penanganan Covid-19.

"Mereka kami latih kemudian secara digital kayak telekonsultasi begitu, mentracer (melacak), tapi merunut seseorang itu ketemu siapa saja. Itu secara digital melalui media," jelas dia.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan penanggulangan pandemi di Ibu Kota sudah mulai membaik. Namun, saat ini masih terdapat puluhan ribu pasien Covid-19 yang menjalani isolasi dan perawatan di Rumah Sakit (RS) rujukan.

"Kalau kita perhatikan data-datanya, kita menyaksikan bahwa masih ada lebih dari 29 ribu orang di Jakarta yang menjalani isolasi mandiri," kata Anies di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (27/7/2021).

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Anies Minta Warga Segera Vaksinasi Covid-19

FOTO: DKI Jakarta Kerahkan Mobil Vaksin COVID-19 Keliling
Perbesar
Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga saat vaksinasi keliling di Kebon Kacang, Jakarta, Jumat (9/7/2021). Mobil vaksin COVID-19 keliling diluncurkan guna mempercepat pencapaian target vaksinasi COVID-19 untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga menyatakan bahwa masih ada 8.600 warga positif Covid-19 dirawat di RS. Lalu, sebanyak 1.400 orang masih mendapatkan perawatan di ruang ICU.

"Masih ada 3.900 yang berada di Wisma Atlet dan mereka semua membutuhkan perawatan, membutuhkan fasilitas," ucapnya.

Karena hal itu, Anies meminta agar masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Dia juga meminta warga segera mengikuti program vaksinasi Covid-19.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis Sudah Vaksinasi Covid-19? Jangan Kendor 5M!

Infografis Sudah Vaksinasi Covid-19? Jangan Kendor 5M!
Perbesar
Infografis Sudah Vaksinasi Covid-19? Jangan Kendor 5M! (Liputan6.com/Triyasni)
Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya