Wilayah Tojo Una-Una Digetarkan 2 Kali Gempa pada Senin 26 Juli 2021

Oleh Devira Prastiwi pada 26 Jul 2021, 20:22 WIB
Diperbarui 26 Jul 2021, 20:22 WIB
Gempa Indonesia
Perbesar
Ilustrasi gempa. (Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Gempa kembali terjadi di Indonesia di awal pekan ini, Senin (26/7/2021). Hingga pukul 19.45 WIB, dua lindu getarkan Nusantara.

Dilaporkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui laman resminya www.bmkg.go.id, gempa pertama pada hari ini terjadi pukul 10:52:03 WIB.

Lindu itu dilaporkan getarkan wilayah Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah dengan kekuatan magnitudo 5,9 dan kedalaman 10 kilometer.

"Pusat gempa berada di laut 55 kilometer timur laut Tojo Una-Una," tulis BMKG.

Episenter gempa berada pada koordinat titik 0.73 Lintang Selatan (LS)-121.87 Bujur Timur (BT).

BMKG menyatakan, lindu dirasakan MMI (Modified Mercalli Intensity) II di Toli-Toli. Lalu MMI III di Poso, MMI II-III di Malili Kabupaten Luwu Timur dan Palu, serta MMI III-IV di Ampana.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Gempa Kedua

Gempa Hari Ini di NTB dan NTT Tidak Berpotensi Tsunami
Perbesar
Hari ini, Jumat, 30 Desember 2016, gempa guncang Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat. (Ilustrasi Gempa: cdn.abclocal.go.com)

Dan malam ini pukul 19:09:07 WIB, gempa kembali terjadi di wilayah Tojo Una-Una dengan kekuatan magnitudo 6,5 dan kedalaman 10 kilometer.

Kali ini, episenter gempa berada pada koordinat titik 0.73 Lintang Selatan (LS)-121.92 Bujur Timur (BT). Wilayah terdampak lindu juga cukup banyak.

BMKG menyatakan, gempa dirasakan MMI (Modified Mercalli Intensity) II di Mamuju Tengah dan Polewali.

Kemudian MMI II-III di Masamba, Kolaka Utara, Manado, Tomohon, Konawe Utara, dan Bobong. Lalu MMI III-IV di Bone, Buol, Kotamobago, Bolmong Timur, dan Bolmong Selatan.

Dan gempa dirasakan MMI V di Morowali dan Poso serta MMI V-VI di Ampana.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Antisipasi Gempa Bumi

Ini yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum:

- Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempa bumi.

- Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.

- Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.

- Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.

- Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.

- Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi

- Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.

- Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

- Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.

Saat Terjadi Gempa:

- Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

- Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

- Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

- Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

- Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Setelah Terjadi Gempa:

- Jika Anda berada di dalam bangunan, keluar dari bangunan tersebut dengan tertib. Jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa. Periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K, telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

- Periksa lingkungan sekitar Anda. Apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.

- Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

- Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

- Dengarkan informasi mengenai gempa bumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

- Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

- Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya. 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Gempa Malang Alarm Bencana Besar Berikutnya?

Infografis Gempa Malang Alarm Bencana Besar Berikutnya? (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Gempa Malang Alarm Bencana Besar Berikutnya? (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya