Ada Rencana Demo Jokowi, Mahfud Md Minta Aspirasi Disampaikan Tertulis Via Telepon

Oleh Delvira Hutabarat pada 24 Jul 2021, 10:17 WIB
Diperbarui 24 Jul 2021, 10:18 WIB
Mahfud MD
Perbesar
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam), Mahfud MD Saat Diwawancarai di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (20/2/2020). (Foto: Delvira Hutabarat/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md meminta semua pihak menyampaikan aspirasi seusai aturan yang ada. Ia mengatakan, saat ini ada PPKM, maka aspirasi tidak harus disampaikan dengan turun ke jalan dengan demo, melainkan secara tertulis atau media lainnya

"Dalam kerangka itu mencari jalan yang baik bersama silakan sampaikan aspirasi, yang penting semua punya tujuan yang sama, yaitu menyelamatkan Indonesia. Aspirasi resmi tertulis melalui telepon, melalui media, dan melalui apa pun, yang penting semuanya ikut prosedur yang telah ditetapkan dalam rangka mencapai suatu tujuan," kata Mahfud lewat YouTube Kemenko Polhukam, Jumat malam (23/7/2021).

Mahfud meminta masyarakat tetap tenang dan menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Menurutnya kondisi kondusif tanpa kerusuhan dibutuhkan untuk melawan pandemi.

"Kepada seluruh masyarakat diharapkan untuk tetap tenang dan menjaga kondisi ketertiban dan keamanan di wilayah masing-masing. Mari jaga negara ini tetap menjadi kondusif sambil berusaha bersama-sama menyelesaikan berbagai persoalan terutama yang sekarang ini fokus persoalan kita adalah menyelesaikan Covid," ucap Mahfud Md.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Polisi Minta Komunitas Ojek Online Tak Turun ke Jalan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus
Perbesar
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Polda Metro Jaya meminta kepada para komunitas ojek online alias ojol, pedagang kaki lima, mahasiswa dan aliansi masyarakat untuk tidak menimbulkan kerumunan di tengah pandemi COvid-19. Hal ini terkait ajakan unjuk rasa pada Sabtu 24 Juli 2021, untuk menolak perpanjangan PPKM Darurat.

"Silakan kalau mau menyampaikan pendapat datang ke Polda Metro akan kita terima. Secara bijak untuk kita bisa hindari kerumunan supaya jangan jadi klaster lagi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jumat (23/7/2021).

Yusri mengingatkan, kepada siapa pun yang ingin unjuk rasauntuk tidak egois dan melihat kondisi pandemi Covid-19 yang belum terkendali.

Dia meminta kepada mereka untuk melihat kapasitas rumah sakit dan sulitnya tanah kuburan untuk menolong nyawa para pasien Covid-19.

"Lihat, rumah sakit kuburan sudah penuh. Apa mau diperpanjang lagi PPKM ini. Sementara masyarakat mengharapkan supaya bisa relaksasi," kata Yusri.

Melalui selebaran yang dilihat Liputan6.com, aksi unjuk rasa pada Sabtu 24 Juli 2021 bertajuk Jokowi End Game. Aksi turun ke jalan ini disebut akan menghelat long march mulai dari Glodok sampai di titik kumpul Istana Negara.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya