Top 3 News: Perintah Kapolri untuk Polda Se-Indonesia soal Pembagian Bansos Saat PPKM

Oleh Maria FloraNanda Perdana PutraMuhammad Radityo PriyasmoroLiputan6.com pada 24 Jul 2021, 09:44 WIB
Diperbarui 24 Jul 2021, 09:45 WIB
FOTO: Komisi III DPR dan Calon Kapolri Listyo Sigit Prabowo Beri Keterangan Bersama
Perbesar
Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan keterangan pers usai mengikuti uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri di Lobi Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/1/2021). Seluruh fraksi di Komisi III DPR setuju Listyo Sigit menjadi Kapolri. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Atas perintah Kapolri Listyo Sigit Prabowo, gelar patroli berskala besar dilakukan pada Jumat malam, 23 Juli 2021 oleh jajaran Polda se-Indonesia.

Patroli besar-besaran dilakukan untuk memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) ke masyarakat tersalurkan dengan baik. Berita ini terpopuler pertama di top 3 news, Jumat 23 Juli 2021.

Berita terpopuler lainnya saat perwakilan pengemudi ojek online dari Grab Indonesia mendatangi Mapolda Metro Jaya. Menurut Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, kedatangan mereka untuk mendukung diterapkannya PPKM Darurat guna menekan penyebaran virus Corona.

Fadil menuturkan, sebelumnya para pengemudi ojol tersebut akan ikut dalam aksi demonstrasi menolak perpanjangan PPKM Darurat.

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono menyoroti adanya ajakan aksi unjuk rasa pada hari ini, Sabtu (24/7/2021) yang sempat viral di media sosial. 

Kepada masyarakat, Argo mengimbau untuk tidak ikut aksi karena berpotensi menambah kasus baru positif. Terlebih saat ini angka positif Covid-19 di Ibu Kota terbilang masih tinggi.

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Jumat, 23 Juli 2021:

Scroll down untuk melanjutkan membaca

1. Kapolri Perintahkan Polda Se-Indonesia Gelar Patroli Skala Besar Malam Ini

FOTO: Polisi Gagalkan Penyelundupan 1,1 Ton Sabu Jaringan Timur Tengah
Perbesar
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan keterangan saat rilis kasus narkoba jaringan Timur Tengah di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (14/6/2021). Ratusan paket sabu dikemas dengan tiga jenis paket yang berbeda. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan kepada seluruh jajaran Polda dan Polres se-Indonesia untuk menggelar apel yang dilanjutkan menggelar patroli skala besar pembagian bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat, Jumat(23/7/2021) malam ini.

Pemberian bansos ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan tenang bagi masyarakat saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) guna menekan angka Covid-19 yang cukup tinggi.

"Kepada jajaran Polda dan Polres, pada pukul 21.00 WIB nanti agar melaksanakan kegiatan apel dan dilanjutkan patroli skala besar penyaluran bantuan sosial," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (23/7/2021).

Menurutnya, penyaluran bansos ini ditekankan kepada kepada masyarakat yang paling terdampak ekonominya. Agar bansos yang diberikan Pemerintah melalui TNI-Polri dapat sesuai tujuan membantu serta meringankan beban masyarakat di saat PPKM.

Dalam melakukan patroli skala besar yang disertai pembagian bansos, Sigit menekankan seluruh jajarannya untuk tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat.

 

Selengkapnya... 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

2. Temui Perwakilan Ojek Online, Kapolda Metro Minta Tak Ikut Aksi Persulit Pandemi

Pengemudi ojek online dari Grab Indonesia mendatangi Polda Metro Jaya.
Perbesar
Pengemudi ojek online dari Grab Indonesia mendatangi Polda Metro Jaya. (istimewa)

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengapresiasi kedatangan sejumlah pengemudi ojek online dari Grab Indonesia ke Mapolda Metro Jaya. Menurut Fadil, kehadiran mereka adalah bentuk komunikasi dua arah guna mendengarkan aspirasi para pengemudi di tengah pandemi Covid-19.

"Baru saja melakukan silaturahmi dengan saudara pengemudi ojek online, saya apresiasi atas sikap yang lahir dari diri sendiri untuk tidak hadir dan mengikuti setiap kegiatan yang sifatnya menimbulkan kerumunan, termasuk ajakan untuk membuat aksi yang menimbulkan kerumunan," kata Fadil di Mapolda Metro Jaya, Jumat (23/7/2021).

Fadil mengatakan, awalnya mereka hendak berpartisipasi dengan rencana aksi demonstrasi pengemudi online penolak perpanjangan PPKM Darurat. Namun atas kesadaran pribadi, hal itu diurungkan dan memilih berdialog sesuai protokol kesehatan.

Perwakilan kelompok ojek online bernama Hasanah mengimbau kepada rekan sesama pengemudi untuk tidak mudah terprovokasi ajakan yang melanggar protokol kesehatan.

 

Selengkapnya...

Scroll down untuk melanjutkan membaca

3. Polri Minta Masyarakat Tak Ikuti Ajakan Unjuk Rasa 24 Juli 2021

Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono
Perbesar
Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono. (Dok Humas Polri)

Polri meminta masyarakat untuk bijaksana dalam menyikapi ajakan aksi unjuk rasa pada 24 Juli 2021 yang ramai di sosial media. Jangan sampai ikut terlibat pada kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan di tengah pandemi Covid-19.

Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, imbauan bijak dalam unjuk rasa lantaran saat ini jumlah kasus positif Covid-19 terus melonjak. Demonstrasi pun dapat menjadi salah satu kegiatan yang malah memperburuk situasi pandemi.

"Kami berharap untuk tidak melakukan kerumunan karena situasi angka Covid yang masih tinggi," tutur Argo saat dikonfirmasi, Jumat (23/7/2021).

Menurut Argo, penyampaian aspirasi di masa pandemi dapat dilakukan secara online. Baik lewat forum diskusi atau pun dialog bersama.

 

Selengkapnya...

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya