UMKM Jadi Roda Penggerak Ekonomi saat Pandemi di Kota Tarakan

Oleh Reza pada 22 Jul 2021, 12:30 WIB
Diperbarui 22 Jul 2021, 12:30 WIB
Wali Kota Tarakan
Perbesar
Pemerintah Kota Tarakan terus berupaya dalam menumbuhkan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah saat ini terus mendorong untuk memberdayakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sebab, sektor ini terbukti mampu bertahan dan menjadi roda penggerak ekonomi, terutama saat pandemi. Salah satu daerah yang turut mendorong UMKM adalah Kota Tarakan.

Menurut Wali Kota Tarakan, Khairul UMKM adalah penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Tarakan.

"Jadi kita, UMKM inilah yang kita harapkan yang bisa tetap memacu pertumbuhan (ekonomi) juga dan menciptakan lapangan kerja yang cukup banyak. Karena memang sektor-sektor UMKM ini yang cukup banyak pelakunya di Tarakan," ujar Wali Kota Tarakan Khairul dilansir dari merdeka.com, Selasa (13/7).

Khairul mengatakan, UMKM sudah menjadi perhatian khusus Pemda Tarakan sejak sebelum pandemi. UMKM memberikan sumbangsih produk domestik bruto sekitar 60 persen di nasional atau kota Tarakan.

Menurutnya, UMKM lebih bisa bertahan dibandingkan sektor lainnya selama pandemi Covid-19.

"Karena memang yang kita lihat bahwa UMKM ini lah yang lebih bisa bertahan lebih lama dan tentu penyerapan tenaga kerja juga cukup banyak," ujarnya.

Tarakan memiliki ribuan UMKM dari berbagai sektor. Andalannya andalan batik dan produk olahan laut, seperti ikan tipis, ebi, bandeng, amplang, dan sebagainya. Sebagai kota perdagangan dan jasa, UMKM menjadi salah satu prioritas di Tarakan.

Untuk membantu UMKM, Pemda Tarakan membantu pengembangannya. Misal menjadikan batik lokal Tarakan digunakan di instansi pemerintahan maupun instansi di luar pemerintah daerah seperti BUMN dan BUMD.

"Di Tarakan itu yang kita bina dan kita rangkul untuk memenuhi suplai untuk batik seragam Pemkot, dan juga nanti untuk instansi-instansi di luar Pemkot Tarakan itu ada sekitar tujuh pembatik," kata Khairul.

Selain itu, pemerintah Tarakan juga menyediakan tempat jualan sekaligus promosi. Ada tempat-tempat khusus menjual produk UMKM seperti di mall pelayanan publik, pusat perbelanjaan, tempat wisata, hingga marketplace daring.

Saat ini marketplace daring menjadi andalan di tengah pandemi karena pembatasan sosial. Pemerintah Kota Tarakan tengah bekerjasama dengan Blibli hingga BukaLapak untuk membantu penjualan produk UMKM.

"Jadi kita memasukkan produk-produk UMKM di sana, supaya mereka bisa dipromosikan sekaligus orang bisa berbelanja secara online," ujar Khairul.

 

(*)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya