Kehabisan Stok, Pemerintah Kirim Setengah Juta Dosis Vaksin AstraZeneca ke Jatim

Oleh Nafiysul Qodar pada 22 Jul 2021, 08:25 WIB
Diperbarui 22 Jul 2021, 08:25 WIB
Indonesia Kedatangan Vaksin AstraZeneca
Perbesar
Indonesia menerima kedatangan vaksin tahap ke-26 berupa 1.041.400 dosis vaksin AstraZeneca, Jumat (16/7/2021) di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. (Dok Kementerian Komunikasi dan Informatika RI)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah mengirimkan 506.500 dosis vaksin AstraZeneca ke wilayah Provinsi Jawa Timur. Rencananya, setengah juta dosis vaksin Covid-19 itu dikirimkan pada Rabu malam, 21 Juli 2021.

Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam rapat pengarahan Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin kepada Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Jawa Timur melalui konferensi video, Rabu (21/7/2021).

"Rencananya nanti malam akan jalan 506.500 (dosis) AstraZeneca ke Jawa Timur, rencananya nanti malam atau subuh-subuh kita akan mengirimkan ke Provinsi Jatim," kata Budi Gunadi seperti dikutip dari Antara.

Sebelumnya, Jawa Timur telah mendapatkan 435 ribu dosis vaksin Sinovac pada 19 Juli 2021. Dengan penambahan ini, maka Provinsi Jatim akan mendapatkan hampir satu juta dosis vaksin untuk dibagikan ke seluruh kabupaten dan kota.

"Jadi nanti mudah-mudahan sekitar hampir satu juta dosis yang masuk di minggu ini bisa dibagi-bagikan ke seluruh daerah di Jatim," kata Menkes.

 

Kepala Daerah di Jatim Keluhkan Stok Vaksin

FOTO: Klinik Vaksinasi COVID-19 Massal Darurat di Surabaya
Perbesar
Warga menerima vaksin virus corona COVID-19 Sinovac di klinik vaksinasi massal darurat di lapangan sepak bola di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (6/7/2021). Indonesia tengah memerangi gelombang infeksi baru yang belum pernah terjadi sebelumnya. (JUNI KRISWANTO/AFP)

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Bupati Madiun Ahmad Dawami mengeluhkan stok vaksin Covid-19 di dilayahnya yang sudah habis. Keluhan kepala daerah di Jawa Timur (Jatim) itu disampaikan kepada Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin.

Karena itu, saat ini Pemkot Surabaya dan Pemkab Madiun masih menunggu ketersediaan vaksin Covid-19 agar bisa kembali melakukan vaksinasi guna mempercepat tercapainya kekebalan komunal atau herd immunity.

“(Sasaran) vaksin di tempat kami adalah 2,2 juta. Hari ini yang sudah tervaksin adalah 1,2 juta,” kata Eri di hadapan Wapres Ma'ruf Amin, seperti dikutip dalam keterangan pers Kamis (22/7/2021).

Pemkot Surabaya juga berharap ada bantuan obat-obatan dari pemerintah pusat untuk diberikan kepada pasien Covid-19 begejala ringan hingga sedang yang sedang isolasi mandiri di rumah.

Sementara itu, jumlah penduduk Kabupaten Madiun yang telah divaksin hingga Rabu 21 Juli 2021 tercatat mencapai 148.290 orang dari total sasaran 550 ribu. Namun stok vaksin yang tersedia hanya sampai proses vaksinasi hari ini, Kamis.

Infografis Perbandingan Vaksin Covid-19 Sinovac dengan AstraZeneca

Infografis Perbandingan Vaksin Covid-19 Sinovac dengan AstraZeneca. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Perbandingan Vaksin Covid-19 Sinovac dengan AstraZeneca. (Liputan6.com/Trieyasni)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓