Polri Salurkan 475.420 Paket Sembako dan 2.471 Ton Beras Selama PPKM Darurat

Oleh Nanda Perdana Putra pada 20 Jul 2021, 19:54 WIB
Diperbarui 20 Jul 2021, 19:54 WIB
FOTO: Polisi Gagalkan Penyelundupan 1,1 Ton Sabu Jaringan Timur Tengah
Perbesar
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan keterangan saat rilis kasus narkoba jaringan Timur Tengah di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (14/6/2021). Ratusan paket sabu dikemas dengan tiga jenis paket yang berbeda. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa percepatan penyaluran bantuan sosial atau bansos di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat telah dilakukan di seluruh wilayah. Beras yang diberikan ke masyarakat pun mencapai 2.471 ton lebih.

"Sejak periode 3 sampai dengan tanggal 19 Juli 2021, Polri telah mendistribusikan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di 34 wilayah Polda sebanyak 475.420 paket sembako dan 2.471.217 kilogram beras," tutur Listyo dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/7/2021).

Listyo menyampaikan, tercatat per awal tahun 2021 sampai dengan 2 Juli 2021, Polri telah menyalurkan bansos sebanyak 750.780 paket sembako, 3.753 ton beras, 763.079 alat kesehatan termasuk APD, dan mendirikan 143.467 dapur umum.

Sementara, sepanjang tahun 2020, Polri telah menyalurkan bantuan sosial sebanyak 394.347 paket sembako, 30 ribu ton beras, 790.436 alat kesehatan termasuk APD, dan mendirikan 13.119 dapur umum.

"Akselerasi penyaluran bantuan sosial kami lakukan di seluruh Indonesia atau 34 provinsi. Baik wilayah yang menerapkan PPKM Darurat ataupun PPKM Mikro," jelas Kapolri. 

Untuk itu, Listyo meminta untuk jajarannya dapat bersinergi dengan TNI untuk melakukan mapping demi percepatan penyaluran bansos. Dia berharap tidak ada lagi wilayah yang melaporkan adanya keterlambatan dan hambatan terkait hal tersebut.

 

 

** #IngatPesanIbu 

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap 3m #vaksinmelindungikitasemua

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Koordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa

Warga juga dapat berperan dengan melakukan koordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa apabila stok bansos habis.

"Masyarakat tetap tenang dan jangan khawatir, apabila bantuan yang diberikan habis, segera melapor. Nanti jajaran TNI dan Polri atau pun Kementerian Sosial akan memberikan lagi bantuan sosial tersebut," kata Listyo.

Sejauh ini, Listyo melanjutkan, pemerintah melalui TNI dan Polri telah menggelontorkan berbagai bantuan sosial PPKM Darurat dengan menyasar ke masyarakat yang memang membutuhkan. Tidak ketinggalan program vaksinasi nasional demi menuju kekebalan kelompok atau herd immunity dari Covid-19.

Upaya memutus rantai penyebaran virus Corona itu sangat memerlukan kerjasama semua pihak dalam menaati protokol kesehatan. Listyo pun mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari mahasiswa, aktivis, OKP, Ormas, tokoh agama, ulama, hingga tokoh masyarakat untuk bersama-sama membantu mewujudkan hal tersebut.

"Semoga semua yang kita lakukan di Idul Adha ini menjadi ladang amal dan ibadah untuk kita semua. Dalam kesempatan yang baik ini, saya ingin mengucapkan selamat merayakan Idul Adha bersama keluarga, tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan, menerapkan 5M, dan tetap di rumah saja, agar pandemi Covid-19 segera berakhir di Indonesia," Listyo menandaskan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya