Ma'ruf Amin: Esensi Kurban, Bantu Sesama Yang Membutuhkan

Oleh Delvira Hutabarat pada 20 Jul 2021, 07:00 WIB
Diperbarui 20 Jul 2021, 21:09 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (Biro Pers Sekretariat Wapres)
Perbesar
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (Biro Pers Sekretariat Wapres)

Liputan6.com, Jakarta Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, Ibadah kurban sangat dianjurkan karena di samping sebagai bentuk ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, kurban juga mengandung nilai sosial untuk menggembirakan kaum fakir miskin pada hari raya Idul Adha.

Dia mengingatkan bahwa esensi semangat kurban adalah semangat membantu sesama yang membutuhkan.

"Esensi dari semangat kurban sebenarnya bukan hanya sekedar berkurban kambing atau sapi, akan tetapi semangat untuk membantu sesama terutama bagi mereka yang membutuhkan," kata Ma'ruf Amin dalam tayangan video ucapan selamat hari raya Idul Adha, yang dikutip Selasa (20/7/2021).

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa bentuk kurban bisa berupa apa saja sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kemampuan yang dimiliki. Untuk itu, menurutnya semangat berkurban juga tidak hanya saat Iduladha saja, tetapi bisa dilakukan kapan dan di mana saja.

"Idul Adha hakikatnya adalah momen untuk mengingatkan kita semua tentang pentingnya melakukan kurban untuk membantu sesama," kata Ma'ruf Amin.

Terlebih, menurut dia, di saat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini yang dampaknya telah menimbulkan berbagai penderitaan masyarakat seperti kehilangan pekerjaan, kemiskinan, dan ancaman kesehatan, semangat berkurban dengan cara menyisihkan sebagian dari kelebihan yang dimiliki sangat tepat dilakukan.

"Berkurban untuk membantu sesama dalam suasana pandemi Covid-19 juga harus dilandasi dengan keikhlasan, tanpa mengharapkan imbalan apapun kecuali mengharapkan keridhaan Allah SWT," kata Ma'ruf Amin.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Tetap Disiplin

Lebih jauh, Ma'ruf Amin berharap dalam situasi pandemi sekarang ini, semua pihak tetap menerapkan 5M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas, tidak keluar rumah apabila tidak mendesak).

Selain itu, mengikuti vaksinasi juga merupakan wujud pengorbanan dalam rangka melindungi diri sendiri dan orang lain.

"Lonjakan kasus Covid-19 yang kembali tinggi di Indonesia tercinta ini harus menjadi pendorong bagi kita untuk semakin bersemangat berkurban dengan penuh keikhlasan untuk mengatasi pandemi, sambil bertawakal kepada Allah SWT," kata dia.

Oleh karena itu, Ma'ruf Amin berharap perayaan Idul Adha kali ini menjadi momentum untuk menghidupkan semangat berkurban demi kebaikan dan keselamatan bersama. Termasuk meningkatkan kepatuhan melaksanakan protokol kesehatan, seperti dalam pelaksanaan penyembelihan hewan dan pembagian daging kurban dengan tidak menimbulkan kerumunan.

"Marilah kita semua memohon kepada Allah SWT agar kita dimudahkan dalam upaya menanggulangi pandemi Covid-19 yang melanda negeri tercinta ini, sehingga pandemi ini segera berlalu. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan inayah-Nya dan meridhai semua ikhtiar yang kita lakukan," kata dia.

Pada hari raya Idul Adha kali ini Wapres turut berkurban seekor sapi berjenis Limousin Cross dan telah diserahkan kepada panitia kurban Masjid Istiqlal pada Senin 19 Juli 2021.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya