Puan Maharani Minta Pemerintah Sampaikan Evaluasi Sebelum Perpanjang PPKM Darurat

Oleh Delvira Hutabarat pada 17 Jul 2021, 11:02 WIB
Diperbarui 17 Jul 2021, 11:02 WIB
Puan Maharani Berikan Kuliah Umum di UI
Perbesar
Ketua DPR RI Puan Maharani memberikan Kuliah Umum pada Upacara Wisuda Program Vokasi, Sarjana, Magister, Profesi, Spesialis dan Doktor Tahun Akademik 2019/2020 di Balairung UI, Depok, Sabtu (1/2/2020). Acara ini bersamaan dengan Peringatan Dies Natalis UI Ke-70. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah menyampaikan hasil evaluasi PPKM Darurat 3-20 Juli 2021 sebelum berencana memperpanjangnya kembali. Menurut Puan, hasil evaluasi ini penting diketahui masyarakat sebagai pihak yang merasakan dampak kebijakan ini.

Puan menyebut pemerintah harus segera menentukan langkah kedepan PPKM Darurat yang akan berakhir pada 20 Juli 2021, sehingga ada gambaran masyarakat dalam merencanakan aktifitasnya.

Setelah pemerintah menyampaikan kekurangan PPKM Darurat periode pertama, lanjutnya, barulah pemerintah mengumumkan perpanjangannya.

“Pengumuman perpanjangan tersebut harus disertai alasan yang bisa diterima masyarakat. Lalu juga harus dipaparkan apa saja dampak positif PPKM Darurat yang sudah dirasakan hingga saat ini. Meski dampak positifnya katakanlah masih kecil, tetap harus disampaikan agar masyarakat yakin kita sudah di jalan yang benar, ” ujar Puan dalam keterangannya, Sabtu (17/7/2021).

Menurut Puan, membangun kepercayaan masyarakat kepada pemerintah lewat komunikasi yang baik, saat-saat ini adalah hal yang paling krusial agar PPKM Darurat berikutnya bisa berjalan efektif. Pemerintah jangan sampai menyia-nyiakan kepercayaan rakyat.

“Perlu membangun kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Bahwa ada dampak nyata PPKM Darurat ini meski kasus masih fluktuatif. Hal ini akan meningkatkan kepatuhan masyarakat selama PPKM darurat termasuk perpanjangannya,” ujarnya.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Jelaskan Langkah PPKM Darurat

Selain evaluasi, menurut Puan, pemerintah harus menjelaskan langkah-langkah PPKM Darurat berikutnya.

“Misalnya akan ada sistem monitoring yang akurat berdasar teknologi digital per daerah, pelaksanaan testing yang lebih masif untuk tentukan langkah kedepan, penambah kamar rumah sakit dan isoman serta menggenjot pelaksanaan Vaksinasi,” tuturnya.

Selain itu, Puan kembali menyoroti, masih rendahnya serapan anggaran penanganan Covid-19 di daerah.“Refocusing anggaran harus diarahkan untuk menyelamatkan nyawa rakyat di situasi kedaruratan seperti sekarang,” tegas Puan.

Menurut Puan, anggaran penanganan Covid-19 perlu segera diserap untuk belanja hal-hal yang mendesak, seperti pembukaan rumah sakit darurat dan layanan telemedicine bagi pasien isoman.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya