Divonis 9 Bulan Penjara, Pengacara Penyebar Video Syur Gisella Anastasia Pertimbangkan Banding

Oleh Muhammad Radityo Priyasmoro pada 15 Jul 2021, 22:17 WIB
Diperbarui 15 Jul 2021, 22:18 WIB
Gisel Minta Maaf
Perbesar
Gisella Anastasia atau Gisel saat buka suara terkait kasus video syur yang menjerat dirinya di kawasan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (6/1/2021). Gisel meminta maaf atas perbuatan masa lalunya yang kini menjadi bumerang buat dirinya. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - PP dan MN, dua terdakwa penyebar video syur Gisella Anastasia dan Michael Yukinobu de Fretes divonis bersalah oleh hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Mereka dihukum penjara oleh hakim selama 9 bulan dan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan penjara, pada Selasa 13 Juli 2021. Menanggapi putusan tersebut, Roberto Sihotang, pengacara dari PP, hukuman tersebut sangat memberatkan kliennya. 

"Dia (terdakwa) hanyalah anak muda yang hidupnya sederhana dan bukan berasal dari kalangan mampu untuk membayar denda tersebut. Menurut hemat saya, yang bersangkutan akan menjalaninya dengan subsider kurungan tiga bulan,” kata Roberto saat dihubungi, Kamis (15/7/2021).

Terkait banding, Roberto menambahkan, masih dalam tahap pikir-pikir. Diketahui, Majelis Hakim memberikan tenggat waktu hingga Selasa pekan depan untuk membuat keputusan terkait.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Terbukti Bersalah

"Kami masih pikir-pikir. Jika tidak ada sikap dari klien saya, berarti secara otomatis menerima putusan Majelis Hakim," jelas Roberto. 

Sebagai informasi, PP dan MN dinilai telah melanggar Pasal 45 ayat 1 Jo Pasal 27 ayat 1 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya