Bayi Baru Lahir Meninggal karena Covid-19 di Sukabumi

Oleh Mevi Linawati pada 12 Jul 2021, 09:36 WIB
Diperbarui 12 Jul 2021, 09:37 WIB
Relawan Evakuasi Jenazah dengan Protokol COVID-19
Perbesar
Petugas pemulasaraan jenazah Covid-19 memakamkan jenazah yang meninggal ketika menjalani isolasi mandiri di Kampung Gedong, Jakarta, Sabtu (10/7/2021). Proses pemulasaran jenazah dilakukan sesuai prokes Covid-19 dikarenakan hasil test swab korban positif. (merdeka.com/Imam Buhori)

Liputan6.com, Jakarta - Bayi perempuan yang baru saja dilahirkan meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif Covid-19. Bayi tersebut tertular dari orang tuanya yaitu ibu yang merupakan pasien positif virusĀ tersebut.

"Bayi yang orang tuanya merupakan warga Kecamatan Surade tersebut lahir pada 8 Juli 2021 dan meninggal keesokan harinya atau 9 Juli 2021. Bayi perempuan itu sebelumnya sempat menjalani pemeriksaan Covid-19 dan hasilnya positif," kata Humas Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi Eneng Yulia di Sukabumi, Jabar, Minggu 11 Juli 2021.

Menurut dia, dengan bertambahnya pasien di bawah umur yang meninggal dunia, sehingga sampai saat ini sudah ada beberapa anak di kabupaten terluas kedua di Pulau Jawa dan Bali tersebut meninggal akibat Covid-19. Demikian dikutip dari Antara.

Dari data pihaknya jumlah anak berusia di bawah lima tahun (balita) yang terkonfirmasi positif hingga Minggu 11 Juli 2021 jumlahnya mencapai 81 orang dengan rincian 42 laki-laki dan 39 perempuan. Mayoritas anak yang tertular Covid-19 ini sudah sembuh dan beberapa masih ada yang menjalani isolasi.

Selain bayi yang baru lahir meninggal akibat Covid-19, satgasĀ  pun menerima 12 laporan kasus kematian pada Minggu yang seluruh pasien meninggal ini memiliki riwayat penyakit lain atau komorbid dengan rentang usia 36-90 tahun.

"Dengan demikian hari ini kami menerima laporan ada 13 kasus kematian pasien terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga total yang meninggal sudah mencapai 294 jiwa yang tersebar di berbagai kecamatan," ucap Enang.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Pasien Covid-19 Diharap Kembali Sembuh

Eneng mengatakan, angka kasus kematian kemungkinan bisa bertambah, namun pihaknya berharap seluruh pasien yang tengah menjalani isolasi mandiri maupun di rumah sakit rujukan bisa kembali sembuh.

Tentunya doa, dukungan dan semangat sangat dibutuhkan baik pasien maupun tenaga kesehatan yang bertugas tanpa kenal lelah merawat pasien yang terinfeksi Covid-19.

Adapun data perkembangan kasus Covid-19 pada Minggu 11 Juli 2021 total warga terkonfirmasi positif sebanyak 7.560 pasien atau bertambah 199 kasus, 6.155 pasien di antaranya sudah dinyatakan sembuh (bertambah 91 kasus), masih menjalani isolasi 111 pasien dan meninggal dunia 294 pasien.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya