TNI AL Terjunkan 2 KRI untuk Evakuasi KMP Yunicee, Temukan Life Raft

Oleh Muhammad Radityo Priyasmoro pada 30 Jun 2021, 09:37 WIB
Diperbarui 30 Jun 2021, 09:38 WIB
KRI Rigel-933 menemukan Life Raft KMP Yunicee
Perbesar
KRI Rigel-933 menemukan Life Raft KMP Yunicee. (Foto: Dokumentasi Puspen TNI AL)

Liputan6.com, Jakarta Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menerjunkan dua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) untuk mengevakuasi Kapal Motor Penumpang atau KMP Yunicee yang tenggelam di Selat Bali, tepatnya di wilayah Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jimbaran, Bali. Kapal feri tersebut mengalami pecah lambung saat hendak menuju dermaga pada Selasa malam 29 Juni 2021.

Evakuasi KMP Yunicee tersebut dipimpin oleh Letkol Laut (P) Jaenal Mutakim dan Letkol Laut (P) Nana Masihna

"Dua KRI TNI AL diterjunkan dalam misi pencarian, KRI Rigel-933 dan KRI Soputan-923," kata Jaenal dan Nana saat memimpin misi ini, seperti dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI AL, Rabu (30/6/2021).

Dalam evakuasi, KRI Rigel-933 di bawah jajaran Pushidrosal berhasil menemukan life raft yang diangkat dengan mengunakan crane untuk selanjutnya diamankan di buritan KRI Rigel-933.

Penemuan life raft penumpang KMP Yunicee tersebut diketahui berasal tidak jauh dari sebelah barat Dermaga Gilimanuk yang berjarak 1 Nautical Miles.

KMP Yunicee terbalik dan tenggelam di perairan Bali pada 19.20 Wita. Sampai saat ini, masih dilakukan pelaksanaan oleh TNI AL bersama Basarnas, TNI-Polri dan instansi lainnya untuk dapat mengevakuasi penumpang KMP Yunice yang berjumlah 41 orang.

Kapal yang mengalami nahas ini diawaki 15 orang ABK dengan mengangkut 40 kendaraan terdiri dari pick up 17 unit, kendaraan keluarga 2 unit, truk sedang 18 unit, serta sepeda motor 3 unit.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Update KMP Yunicee Tenggelam: 7 Orang Ditemukan Meninggal Dunia

Tim SAR gabungan membuka posko di Pelabuhan Gilimanuk untuk memberikan informasi dan data terkait korban tenggelamnya KMP Yunicee. Kapal motor berpenumpang itu tenggelam Selasa malam (29/6/2021), sekitar pukul 19.20 Wita.

Informasi terbaru yang diterima pada Rabu (30/6/2021) pukul 04.00 pagi ini, tim SAR menemukan satu korban meninggal dunia, berjenis kelamin perempuan, berambut pendek, mengenakan baju merah muda, dan celana hitam. Dari penambahan itu, total saat ini ada 7 orang korban meninggal dunia.  

Tim SAR gabungan pagi ini usai apel pukul 07.00 akan melanjutkan pencarian dengan menyisir sekitar lokasi tenggelamnya KMP Yunicee melibatkan ratusan personel.

Posko di pelabuhan Gilimanuk menyebut, dari manifes KMP Yunicee tercatat, total ada 41 penumpang dalam kapal motor tersebut, ditambah 16 orang kru dan penjaga kantin.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan mengatakan, hingga pukul 21.45 WITA sebanyak 44 orang telah dievakuasi dalam keadaan selamat.

"Informasi yang diperoleh dari Basarnas, mereka telah berhasil mengevakuasi 44 orang dalam kondisi selamat," kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati dalam keterangan tertulis, Selasa (29/6/2021).

Dalam kesempatan itu, Adita menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejadian tersebut.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejadian yang menimpa KMP Yunice dengan rute Ketapang-Gilimanuk malam hari ini, sekitar pukul 19.06 WITA. Pihak kami langsung berkoordinasi dengan pihak Basarnas dan KNKT untuk melakukan evakuasi di lokasi kejadian," ujar Adita.

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya