Menag Yaqut Temui Kiai, Sosialisasikan Prokes Salat Idul Adha dan Kurban

Oleh Delvira Hutabarat pada 29 Jun 2021, 08:57 WIB
Diperbarui 29 Jun 2021, 09:00 WIB
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menemui para kiai.
Perbesar
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menemui para kiai. (Dokumentasi Kementerian Agama)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan edaran No SE 15 tahun 2021 tentang Penerapan Protokol Kesehatan dalam Penyelenggaraan Salat Idul Adha dan Pelaksanaan Kurban 1442 H/2021 M.

Edaran ini antara lain mengatur larangan kegiatan takbir keliling hingga Salat Idul Adha di lapangan terbuka atau masjid pada daerah zona merah dan oranye ditiadakan.

Tak lama setelah edaran diterbitkan, Menag berkeliling Pulau Jawa untuk sowan ke para kiai dan mensosialisasikan SE 15/2021, sebagai bentuk ikhtiar mencegah potensi penyebaran Covid-19.

"Saya mulai menyusuri luasnya pulau Jawa, bertemu banyak kiai dan tokoh, menyampaikan salam dari Presiden Joko Widodo, sekaligus mensosialisasikan dan memohon bantuan sesepuh menyampaikan kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan Salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban," ujar Menag Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta, Selasa (29/6/2021).

"Saya juga memohon ziyadah doa dari para kiai untuk negeri ini agar segera terbebas dari pandemi," sambung dia.

Menurut Yaqut, pemerintah terus berjuang secara lahir dalam menangani pandemi, baik melalui mekanisme penanganan medis, vaksinasi, maupun upaya preventif-kuratif lainnya. Namun, menurutnya upaya-upaya tersebut harus diperkuat dengan ikhtiar batin dengan doa dari para kiai dan seluruh masyarakat Indonesia agar pandemi segera terkendali.

"Doa adalah bagian terbaik sebuah ikhtiar. Semoga Tuhan menyelamatkan kita semua, menjaga negeri ini dan segera mencabut ujian pandemi ini," harap dia.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Sowan ke Sejumlah Pesantren

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menemui para kiai.
Perbesar
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menemui para kiai. (Dokumentasi Kementerian Agama)

Perjalanan Menag diawali dengan sowan ke sejumlah pesantren di Cirebon. Dia sowan dan minta doa untuk Indonesia kepada Pengasuh Kempek Cirebon yang juga Rais Syuriah PBNU, KH Muhammad Musthofa Aqiel.

Juga kepada pengasuh pesantren Babakan Ciwaringin, sesepuh Buntet Pesantren yang juga Mustasyar PBNU KH Adib Rofi'uddin Izza. Di Jawa Barat, silaturahim ditutup dengan sowan ke Habib Thohir bin Yahya di Semplo, Palimanan.

Dari Cirebon, Menag melanjutkan silaturahimnya ke sejumlah kiai di Jawa Tengah. Dia mengawali perjalanannya ke Pesantren Al Hikmah 1 Benda, Sirampog Brebes. Menag diterima oleh pengasuh pesantren KH Labib Shodiq Suhaimi.

"Tentunya kami berharap kita semua untuk terus mematuhi protokol kesehatan demi memutus mata rantai dan menekan penyebaran Covid-19," ujar dia.

Selain kepada para kiai pesantren, Menag Yaqut juga berkunjung ke Wali Kota Pasuruan Syaifullah Yusuf.

"Perjalanan ini bagian ikhtiar Kemenag agar penyelenggaraan Idul Adha dan penyembelihan kurban di tengah pandemi bisa berjalan dengan baik. Masyarakat terlindungi dari potensi penyebaran Covid-19. Semoga doa dan harapan kita diijabah Allah, pandemi di negeri ini segera berakhir," harap Yaqut.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya