Wagub DKI soal Angkutan Jenazah Covid-19: Jika Ambulans Tak Mampu, Gunakan Alternatif

Oleh Delvira Hutabarat pada 24 Jun 2021, 13:17 WIB
Diperbarui 24 Jun 2021, 13:17 WIB
Wagub DKI Cek RSUD Pasar Minggu
Perbesar
Wakil Gubernur DKI Riza Patria meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) khusus Covid-19 di Pasar Minggu, Jakarta, Sabtu (3/10/2020). Kunjungan Riza guna mengecek mulai dari kecukupan dokter dan seluruh tenaga kesehatan pendukungnya hingga stok obat-obatan di rumah sakit (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria alias Ariza menyatakan ambulans DKI masih terus beroperasi untuk membawa jenazah warga DKI yang terkena Covid-19.

Namun, dia menyebut apabila jumlah meninggal dunia sangat banyak akibat Covid-19, selain ambulans maka akan digunakan kendaraan alternatif lain.

Hal tersebut disampaikannya melalui akun Instagram miliknya @arizapatria, Kamis (24/6/2021).

"Namun jika mobil ambulans sudah tidak mampu, kita akan menggunakan alternatif yang terbaik. Mari terus kita jadikan 3M sebagai kebutuhan," kata Ariza.

Di sisi lain, dia meminta warga tetap berada di rumah, dan membeli kebutuhan pokok lewat online atau membeli UMKM di sekitar guna menekan penyebaran Covid-19.

"Tetap di rumah, banyak produk UMKM dan jualan tetangga yang bisa dipesan dari rumah. Pemprov DKI Jakarta terus melakukan 3T (testing, tracing, treatment), vaksinasi, disiplin prokes," kata Ariza.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Soal Pengetesan

Selain itu, Ariza menyampaikan berdasar data Dinkes DKI Jakarta per 23 Juni 2021, Pemprov DKI Jakarta, dalam seminggu terakhir ada 116.671 orang dites PCR.

Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 401.032 per sejuta penduduk. Target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen).

"Artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu. Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu," kata dia.

Sementara itu, terkait vaksinasi, Pemprov terus mengebut agar sasaran vaksinasi sebanyak 8.815.157 orang bisa segera disuntik.

"Untuk Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 3.593.159 orang (40,8%), dengan jumlah yang divaksin dosis 1 hari ini sebanyak 80.147 orang. Sedangkan total dosis 2 kini mencapai 1.894.808 orang (21,5%), dengan jumlah yang divaksin dosis 2 hari ini sebanyak 3.150 orang," jelas Ariza.

Pemprov DKI Jakarta, lanjut Ariza, terus menyarankan warga untuk vaksinasi, dengan cara dapat langsung ke tempat vaksinasi. "Namun untuk mempercepat proses vaksinasi, warga disarankan mendaftar online melalui aplikasi JAKI atau situs corona.jakarta.go.id/vaksinasi," kata dia.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓