Polda Metro soal Usulan Menambah Kawasan Pembatasan Mobilitas: Kini Lebih Tertib

Oleh Ady Anugrahadi pada 23 Jun 2021, 16:37 WIB
Diperbarui 23 Jun 2021, 16:37 WIB
FOTO: Kawasan Bundaran HI Berhias Bunga Matahari
Perbesar
Petugas Dinas Pertamanan dan Hutan DKI Jakarta menata bunga matahari pada plater box di Bundaran HI, Jakarta, Jumat (18/6/2021). Pemasangan bunga matahari di kawasan Bundaran HI dalam rangka menyambut HUT ke-494 DKI Jakarta sekaligus mempercantik kawasan tersebut. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo angkat bicara soal adanya keinginan dari Pemprov DKI ingin menambah kawasan pembatasan mobilitas untuk mengendalikan Covid-19.

Diketahui, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria membuka kemungkinan untuk menambah kawasan pembatasan mobilitas di Jakarta.

Menurut Sambodo, pihaknya telah memantau implementasi kawasan pembatasan mobilitas di 10 titik. Dirinya mengklaim sudah tak ada kepadatan dan adanya perubahan yang signifikan.

"Kini mereka lebih tertib dan taat aturan, misalnya dari sisi kerumunannya hilang, beberapa tempat usaha, kafe restoran sudah memenuhi prokes, baik dari jam operasional maupun jumlah pengunjung kapasitas di dalam restoran," kata dia, Rabu (23/6/2021).

Terkait usulan tersebut untuk mengendalikan Covid-19, pihaknya akan mengkaji terlebihi dahulu. Dan mempertimbangkan banyak hal.

"Seberapa urgensinya untuk menutup kawasan tersebut. Artinya apakah kawasan tersebut memag perlu dilaksanakan pembatasan mobilitas atau cukup kawasan pengendalian, artinya dikendalikan secara ketat ada patroli untuk melaksanakan pembubaran," jelas Sambodo.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Terus Dievaluasi

Sambodo menuturkan, pihaknya akan mengevaluasi daripada efektifitas pembatasan mobilitas.

"Kalau kemudian ternyata dianggap berhasil, tidak menutup kemungkinan ada penambahan kawasan dari 10 ruas jalan, tetapi ini kan perlu dikaji bersama instansi terkait dan juga dikaji tentang arus lalin maupun situasinya karena di ruas-ruas jalan yang diajukan untuk pembatasan mobilitas tentu harus kita carikan jalur altetnatifnya," kata dia.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓