Covid-19 Naik, Anies Ingatkan Orangtua Tak Biarkan Anak Beraktivitas di Luar Rumah

Oleh Liputan6.com pada 22 Jun 2021, 11:15 WIB
Diperbarui 22 Jun 2021, 11:15 WIB
Graha Wisata Ragunan Difungsikan Kembali Untuk Rawat Pasien OTG Covid-19
Perbesar
Pasien Covid-19 bersama seorang anak terlihat dari jendela Graha Wisata Ragunan, Jakarta, Selasa (15/6/2021). Pemprov DKI memfungsikan kembali Graha Wisata Ragunan sebagai tempat isolasi warga terpapar COVID-19 kategori OTG sejak pekan lalu dan saat ini merawat 117 pasien. (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kembali mengingatkan orangtua agar mengurangi aktivitas anak-anak di luar rumah menyusul lonjakan kasus Covid-19 di Ibu Kota. Menurut dia, kompleksitas saat ini berbeda dengan tahun sebelumnya.

"Saya berharap kepada keluarga di Jakarta lebih berhati-hati, usahakan di rumah saja. Anak-anak biarkan bermain di rumah saja demi keselamatan semuanya," kata Anies, Selasa (22/6/2021).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menuturkan, data yang dimiliki Pemprov DKI menunjukkan, 16 persen dari total penambahan kasus Covid-19 di Jakarta berasal dari kelompok anak-anak. Anies menegaskan, angka ini cukup tinggi dan memprihatinkan.

Belum lagi jika anak-anak telah terkonfirmasi positif Covid-19, penanganannya tidak biasa lantaran perlu ada pendampingan dari orangtua.

"Untuk anak-anak tentu membutuhkan pendampingan orang dewasa sehingga muncul kompleksitas yang tidak sederhana," ucapnya.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Ratusan Kasus Covid-19 Anak

Satu Juta Kasus COVID-19 di Indonesia
Perbesar
Pasien berstatus OTG (Orang Tanpa Gejala) bersama anaknya berjemur di RSDC Wisma Atlet, Jakarta, Selasa (26/1/2021). Data Satgas Covid-19 per Selasa (26/1) mencatat kasus COVID-19 di Indonesia bertambah 13.094 sehingga total menyentuh satu juta, tepatnya 1.012.350. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Infeksi Covid-19 terhadap anak-anak terus mengalami peningkatan. Di Jakarta, pada Minggu (20/6/2021) tercatat sebanyak 897 kasus positif Covid-19 terkonfirmasi dari anak berusia di bawah 18 tahun.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia merinci jumlah total kasus pada anak yakni; 655 kasus berasal dari anak usia 6 - 18 tahun. Kemudian, 224 kasus berasal dari anak usia 0 - 5 tahun.

"Tren kasus positif aktif pada anak di bawah usia 18 tahun terus bertambah," ucap Dwi.

 

Reporter: Yunita Amalia

Merdeka.com

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis Waspada 5 Gejala Covid-19 pada Anak

Infografis  Waspada 5 Gejala Covid-19 pada Anak. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Waspada 5 Gejala Covid-19 pada Anak. (Liputan6.com/Abdillah)
Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓