200 Penumpang KRL Commuter-Line di Stasiun Bogor di Tes Antigen, 1 Positif Covid-19

Oleh Achmad Sudarno pada 21 Jun 2021, 16:17 WIB
Diperbarui 21 Jun 2021, 16:17 WIB
Sosialisasi Virus Corona di Stasiun Sudirman
Perbesar
Pengguna KRL mengenakan masker saat berada di Stasiun Sudirman, Jakarta, Selasa (4/2/2020). PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) melakukan sosialisasi tentang pencegahan penyebaran virus corona sambil membagikan masker secara gratis kepada penumpang. (merdeka.com/Imam Buhori)

Liputan6.com, Bogor - Calon penumpang layanan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line menjalani tes antigen Covid-19 secara acak di Stasiun Bogor, Senin (21/6/2021).

Tes cepat ini untuk mengidentifikasi kemungkinan adanya calon penumpang moda transportasi massa KRL yang terpapar virus corona, sehingga penyebaran Covid-19 dapat dicegah.

VP Corporate Comunication KAI Commuter, Anne Purba mengatakan, tes antigen secara acak dilaksanakan di enam stasiun dimulai hari ini secara serentak selama sepekan. Enam stasiun tersebut antara lain Stasiun Bekasi, Cikarang, Tangerang, Tanah Abang, Manggarai dan Stasiun Bogor.

"Untuk di Stasiun Bogor, Bekasi, Cikarang, Tangerang dilakukan pagi hari. Kalau di Stasiun Manggarai dan Tanah Abang sore hari atau saat kepulangan. Karena dua stasiun ini selalu dipadati penumpang saat jam pulang kerja," kata Anne.

Dia mengatakan, untuk di Stasiun Bogor disediakan sebanyak 200 tes kit antigen. Jumlahnya lebih banyak ketimbang di lima stasiun lainnya, yang hanya mendapat kuota masing-masing 100 tes kit.

"Karena jumlah calon penumpang di Stasiun Bogor lebih banyak dibanding stasiun, terutama pagi hari saat keberangkatan," kata dia.

Anne menyebutkan, dari 200 calon penumpang layanan KRL di Stasiun Bogor yang diambil sampel antigen, satu di antaranya dinyatakan positif.

"Satu orang itu langsung diarahkan untuk menjalani tes swab PCR. Dan hasilnya baru ketahuan dua hari kemudian," ujar Anne.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Pembatasan Penumpang Masih Berlaku

Anne mengatakan tes antigen secara acak yang diselenggarakan selama sepekan ini diharapkan dapat mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 di layanan trasnportasi KRL.

PT KCI juga masih melakukan pembatasan penumpang di setiap gerbong, supaya pengguna KRL bisa menjaga jarak satu dengan lainnya.

"Kami juga menambah jumlah keberangkatan dalam satu harinya sebanyak 998 perjalanan hingga pukul 22.00 malam," pungkas Anne.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya