34,1 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Telah Disuntikkan ke 22,1 Juta Warga Indonesia

Oleh Fachrur Rozie pada 19 Jun 2021, 14:02 WIB
Diperbarui 19 Jun 2021, 14:02 WIB
FOTO: Pelaku Sektor Jasa Keuangan Jalani Vaksinasi COVID-19 di Tennis Indoor Senayan
Perbesar
Petugas medis menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada pelaku sektor jasa keuangan di Lapangan Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu (16/6/2021). Vaksinasi ini dilakukan untuk mempercepat vaksinasi, sehingga membentuk kekebalan komunal di masyarakat. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Reisa Kartikasari Broto Asmoro menyebut, pemerintah telah menyuntikkan sebanyak 34,1 juta dosis vaksin corona kepada 22,1 juta masyarakat di seluruh Indonesia.

"Hingga Kamis 17 Juni 2021 lebih dari 34,1 juta dosis vaksin telah diberikan kepada sekitar 22,1 juta orang," ujar Reisa dalam keterangannya dikutip Sabtu (19/6/2021).

Menurut Reisa, kapasitas vaksinasi di Indonesia sudah mencapai 640 ribu per hari. Hingga kini, kata Reisa, pemerintah sudah memiliki lebih dari 94 juta dosis vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat.

"Sampai saat ini Indonesia memiliki 94,7 juta dosis vaksin Covid-19 dalam bentuk jadi dan bulk dari tiga produsen, yaitu Sinovac, Sinopharm, dan Astrazeneca," kata Reisa.

Reisa memastikan, ketiga vaksin tersebut telah mendapatkan surat izin penggunaan darurat atau emergency use listing dari organisasi kesehatan dunia atau WHO. Reisa berharap, masyarakat tidak ragu dengan vaksin yang ada.

"Vaksin terbaik adalah vaksin yang tersedia saat ini. Pemerintah menjamin vaksin yang diberikan kepada masyarakat aman, bermutu, dan berkhasiat," kata Reisa.

Reisa mengingatkan kepada masyarakat yang sudah menerima vaksin harus tetap menaati protokol kesehatan yang berlaku, baik di tempat kerja, di ruang publik, hingga di dalam rumah. Menurutnya, vaksin memang efektif melindungi diri, namun masih berisiko menularkan jika virus bersarang di tubuh.

"Ayo kita sukseskan vaksinasi. Segera lindungi diri kita, lindungi orang tua, dan lindungi orang-orang tersayang sekarang juga," kata Reisa.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Vaksinasi untuk Usia 18 ke Atas

Warga DKI 18 Tahun ke Atas Jalani Vaksinasi COVID-19
Perbesar
Warga khusus DKI 18 tahun ke atas menerima vaksinasi Covid-19 di Gelanggang Olahraga, Pengadegan, Jakarta, Kamis (10/6/2021). Kementerian kesehatan memberikan ijin kepada Pemrov DKI Jakarta resmi menggelar vaksin covid-19 untuk kelompok masyarakat 18 tahun ke atas. (merdeka.com/Imam Buhori)

Sementara itu, Reisa menyebut Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan edaran tentang pelaksanaan pemberian vaksinasi Covid-19 untuk penduduk usia 18 tahun ke atas pada wilayah Bogor, Depok, Tangerang Raya, Bekasi (Bodetabek) termasuk Bandung Raya sudah dapat dilakukan.

"Alhamdulillah, ini berita yang sangat bagus. Artinya semua masyarakat berusia dewasa di Jabodetabek sudah bisa ke pos vaksinasi dan mendapatkan hak mereka," ujar Reisa.

Vaksinasi terhadap warga usia 18 tahun ke atas sudah lebih dahulu dimulai di wilayah DKI Jakarta. Nantinya, vaksinasi terhadap penduduk berusia 18 tahun ke atas akan dilakukan pula di wilayah lainnya di Indonesia.

"Tentunya dengan tetap memprioritaskan kelompok seperti masyarakat lanjut usia, dan kelompok rentan seperti masyarakat di daerah pemukiman padat atau kumuh, ODGJ, dan pralansia," kata Reisa.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis Sudah Vaksinasi Covid-19? Jangan Kendor 5M

Infografis Sudah Vaksinasi Covid-19? Jangan Kendor 5M!
Perbesar
Infografis Sudah Vaksinasi Covid-19? Jangan Kendor 5M! (Liputan6.com/Triyasni)
Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓