Infografis WFH Bukan Berarti Jalan-Jalan ke Luar Kota

Oleh Shinta NM SinagaTriyasni pada 21 Jun 2021, 10:20 WIB
Diperbarui 21 Jun 2021, 10:20 WIB
Banner WFH Bukan Berarti Jalan-Jalan ke Luar Kota
Perbesar
Banner WFH Bukan Berarti Jalan-Jalan ke Luar Kota (Liputan6.com/Triyasni)

Liputan6.com, Jakarta - Jujur saja. Saat bosan work from home atau WFH, terlintas dalam benak untuk jalan-jalan ke luar kota. Namun sebaiknya urungkan niat itu.

Sebab tak dinyana, mobilitas ke daerah lain ini termasuk salah satu pemicu penyebaran Covid-19. Terbukti dengan lonjakan kasus virus corona setelah libur panjang Lebaran 2021. Bahkan disertai varian-varian baru.

Pemerintah pun kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro 15-28 Juni 2021. Ini sebagai upaya pencegahan untuk menekan laju penularan Covid-19.

Buat perkantoran, pengaturan dilakukan berdasarkan status zona risiko suatu kabupaten/kota. Zona merah atau risiko tinggi harus menerapkan 75% pegawainya WFH. Zona oranye atau risiko sedang dan zona kuning atau risiko rendah menerapkan WFH 50%.

Apa hal penting untuk diingat pada saat bekerja di rumah atau WFH? Simak dalam Infografis berikut ini:

Infografis WFH Bukan Berarti Jalan-Jalan ke Luar Kota
Perbesar
Infografis WFH Bukan Berarti Jalan-Jalan ke Luar Kota (Liputan6.com/Triyasni)
Scroll down untuk melanjutkan membaca

Yuk Diingat

Banner Ingat Pesan Ibu
Perbesar
Banner Ingat Pesan Ibu (Liputan6.com/Abdillah)

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Video Pilihan

Lanjutkan Membaca ↓