Indonesia Rawan Bencana, DPR: Peralatan Stasiun Geofisika Perlu Modernisasi

Oleh Gilar Ramdhani pada 18 Jun 2021, 13:30 WIB
Diperbarui 18 Jun 2021, 13:30 WIB
Indonesia Rawan Bencana, DPR: Peralatan Stasiun Geofisika di Tangerang Perlu Modernisasi
Perbesar
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syarief Abdullah Alkadrie saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Stageof Kelas I Tangerang, Banten, Kamis (17/6/2021). (Foto: Chasbi/Man).

Liputan6.com, Jakarta Indonesia berada di ranking ke-35 dunia sebagai negara rawan bencana. Dengan resiko bencana alam yang tinggi, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syarief Abdullah Alkadrie menilai perlu adanya modernisasi peralatan layanan bencana, salah satunya di Stasiun Geofisika (Stageof) Kelas I Tangerang.

Syarief memastikan akan secara bertahap merealisasikan modernisasi tersebut karena peralatan layanan bencana itu menyangkut keselamatan jiwa manusia. 

“Meskipun sedang pandemi, anggaran sedang dialokasikan ke penanganan Covid-19, tetapi ke depan perlu adanya modernisasi peralatan yang terus-menerus untuk Stageof ini, dalam rangka penyelamatan untuk kepentingan masyarakat, dan tentu berkaitan dengan fasilitas yang perlu kita lindungi,” katanya usai memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Stageof Kelas I Tangerang, Banten, Kamis (17/6/2021). 

Syarief melanjutkan, keberadaan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sangat strategis dalam memberikan peringatan dini bencana. 

“Ketika akan terjadi suatu bencana, paling tidak ada deteksi awal berkaitan dengan penyelamatan terutama dengan keselamatan jiwa, kemudian juga harta benda masyarakat yang dimana lokasi tersebut terdampak terhadap bencana,” ungkap politisi Partai NasDem tersebut. 

 

DPR Dorong Peralatan Modern seperti Negara Maju

Terkait dengan modernisasi peralatan layangan bencana, hal itu merupakan peran dari DPR yang mempunyai fungsi anggaran, pengawasan dan regulasi. 

“Dalam rangka fungsi anggaran, kita akan mendorong peralatan-peralatan itu agar bisa sama dengan negara yang sudah maju, sehingga jika akan terjadi suatu bencana sudah bisa terdeteksi awal, paling tidak sudah ada peringatan dini untuk menyelamatkan jiwa masyarakat,” jelas Syarief.  

Tim Kunspek Komisi V DPR RI juga melakukan peninjauan ke taman alat dan beberapa peralatan geofisika seperti peralatan pengamatan hilal dan gerhana, peralatan pengamatan magnet dan Total Dissolved Solid (TDS). Selain perlu diperbarui, perawatan peralatan pemantauan cuaca tersebut juga perlu ditingkatkan agar dapat memantau kerawanan bencana dengan baik, karena itu semua berkaitan dengan keselamatan masyarakat.

 

(*)

Lanjutkan Membaca ↓