Gempa Kamis 17 Juni 2021 Getarkan 2 Wilayah di Indonesia

Oleh Maria Flora pada 17 Jun 2021, 21:26 WIB
Diperbarui 17 Jun 2021, 21:26 WIB
Ilustrasi Gempa
Perbesar
Ilustrasi Gempa (Liputan6.com/Abdillah)

Liputan6.com, Jakarta Gempa kembali getarkan sejumlah wilayah di Tanah Air, Kamis (17/6/2021). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan hingga pukul 21.15 WIB, gempa terjadi di Ternate, Maluku Utara dan Pegunungan Arfak, Papua Barat.

Saat gempa mengguncang Ternate dengan magnitudo 4,2, getarannya terasa hingga Kota Ternate dalam skala II MMI (Modified Mercalli Intensity).

Menurut catatan BMKG, gempa berpusat di laut dengan kedalaman 27 kilometer.

Gempa kedua diungkap BMKG terjadi di Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua. Lindu terjadi pada pukul 19:22:00 WIB dengan magnitudo 4,1.

Ada pun getaran gempa dirasakan hingga Kota Manokwari, Papua dalam skala II-III MMI dan berpusat di laut. 

Berikut info dua gempa hari ini di Tanah Air selengkapnya yang dihimpun Liputan6.com dari laman resmi BMKG:

Scroll down untuk melanjutkan membaca

1. Gempa Ternate

[Bintang] Gempa Malang Tidak Terkait dengan Gempa Lombok
Perbesar
Gempa berkekuatan 5,2 SR guncang Malang, Jawa Timur pada Rabu, 8 Agustus 2018. (Ilustrasi: iStockphoto)

BMKG menginformasikan gempa di Ternate hari ini terjadi pada pukul 11:44:31 WIB. Lindu bermagnitudo 4,2.

Ada pun koordinat titik gempa diaporkan terletak pada 0,6 Lintang Utara (LU) dan 126,67 Bujur Timur (BT). Atau tepatnya di 79 km barat daya Ternate.

Sementara, pusat gempa berada di laut dengan kedalaman 27 kilometer.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

2. Gempa Pegunungan Arfak, Papua

Sedangkan gempa kedua terjadi Kabupaten Arfak, Papua Barat. Gempa bermagnitudo 4,1 dilaporkan berpusat di laut. Atau sekitar 50 km timur laut Pegunungan Arfak.

Berdasarkan laman resminya, BMKG menyebut gempa terjadi pada pukul 19:22:00 WIB.

Ada pun lokasi gempa terletak pada koordinat 0,78 LS dan 134,25 BT. Lindu berada di kedalaman 12 kilometer.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Antisipasi Gempa Bumi

Ini yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum:

- Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempabumi.

- Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.

- Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.

- Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.

- Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.

- Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi

- Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.

- Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

- Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.

Saat Terjadi Gempa Bumi:

- Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

- Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

- Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

- Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

- Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Setelah Terjadi Gempa Bumi:

- Jika Anda berada di dalam bangunan: keluar dari bangunan tersebut dengan tertib; jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K; telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

- Periksa lingkungan sekitar Anda: apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.

- Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa,karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

- Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

- Dengarkan informasi mengenai gempabumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

- Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

- Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya. 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓