Kepatuhan Warga di DKI Jakarta Gunakan Masker Turun hingga 20 Persen

Oleh Ika Defianti pada 17 Jun 2021, 17:17 WIB
Diperbarui 17 Jun 2021, 17:17 WIB
Sosialisasi Virus Corona di Stasiun Sudirman
Perbesar
Pengguna KRL mengenakan masker saat berada di Stasiun Sudirman, Jakarta, Selasa (4/2/2020). PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) melakukan sosialisasi tentang pencegahan penyebaran virus corona sambil membagikan masker secara gratis kepada penumpang. (merdeka.com/Imam Buhori)

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Widyastuti menyatakan, ketaatan warga di Ibu Kota dalam menggunakan masker telah menurun hingga di bawah 50 persen.

Sebelumnya, berdasarkan hasil survei dari Pemprov DKI Jakarta, ketaatan warga memakai masker pada akhir 2020 dan awal 2021 mencapai 60-70 persen. 

"Tetapi di akhir-akhir ini menurun menjadi 20-30 persen, sehingga ini tentu harus kita imbau," kata Widyastuti dalam YouTube BNPB, Kamis (17/6/2021).

Karena hal itu, dia menyebut kepatuhan warga DKI Jakarta terkait penggunaan masker turun hingga 50 persen. Widyastuti menyatakan pihaknya akan melakukan kampanye dan mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker dan protokol kesehatan lainnya.

"Makanya dalam suatu kegiatan campaign yang kita lakukan, meskipun DKI Jakarta ini termasuk provinsi yang cakupan vaksinnya cukup bagus, tetapi tetap kita pesankan vaksinasi bukan satu-satunya cara, tapi harus dibarengi pengetatan protokol kesehatan," jelas Widyastuti. 

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Target Vaksinasi Harian di Ibu Kota

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bila di Ibu Kota memiliki sumber daya yang cukup untuk mencapai target vaksinasi harian seperti yang diarahkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Yakni target 100 ribu orang melakukan vaksinasi untuk satu hari.

"Dalam satu hari kita bisa melakukan vaksinasi sebagai kapasitas terpasang adalah 158 ribu orang divaksin per hari," kata Anies dalam YouTube BPK, kamis (17/6/2021).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyatakan bila pelaksanaan vaksinasi tergantung dari jumlah vaksin yang dikirimkan oleh Kementerian Kesehatan. Saat ini, kata Anies, pasokan vaksinasi tersebut cukup memadai.

"Lalu Pemprov, TNI, Polri bersama menggunakan saat ini kapasitas terpasang untuk melaksanakan vaksinasi, agar rata rata per hari adalah 100 ribu vaksinasi. Bila kita bisa rata-rata melakukan vaksinasi 100 ribu per hari, maka insyaallah akhir Agustus kita akan bisa memvaksin seluruh orang dewasa di Jakarta," ucap dia.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓