Menko PMK: Hampir 60 Persen Ibu Hamil di RSKIA Bandung Kena Covid-19

Oleh Lizsa Egeham pada 17 Jun 2021, 13:46 WIB
Diperbarui 17 Jun 2021, 13:46 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy
Perbesar
Bandung siaga 1 COVID-19, Menko PMK Muhadjir Effendy minta masyarakat lebih memperketat protokol kesehatan usai meninjau RSKIA Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (16/6/2021). (Dok Kemenko PMK)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, lonjakan kasus aktif Covid-19 di Jawa Barat semakin memprihatinkan. Kondisi ini semakin mengkhawatirkan karena banyaknya ibu hamil yang terpapar Covid-19.

Muhadjir menyebut, ibu hamil dan anak yang dikandungnya memiliki potensi risiko cukup tinggi terinfeksi virus corona. Menurut dia, hampir 60 persen ibu hamil di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Kota Bandung terpapar Covid-19.

"Di RSKIA ini ibu hamil yang terkena Covid-19 hampir 60 persen. Ini menunjukkan Covid-19 sudah tidak pandang bulu, ibu hamil bahkan berisiko pada anak yang dikandungnya," kata Muhadjir usai meninjau fasilitas dan pelayanan RSKIA Kota Bandung, dikutip dari siaran pers Kamis (17/6/2021).

Dia mengungkapkan, sepanjang 2021 terdapat sekitar 400 ibu hamil yang suspect dan 260 positif Covid-19 di RSKIA Kota Bandung. Adapun RSKIA merupakan salah satu RS rujukan Covid-19 telah ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jabar No. 445/ Kep.186-Dinkes/ 2020.

Muhadjir mengingatkan ibu hamil yang terindikasi Covid-19 harus segera dilakukan pemeriksaan. Jika ternyata hasilnya positif, mereka harus langsung ditangani intensif termasuk hingga saat melahirkan.

"Anak yang dilahirkan juga akan langsung ditangani dan diperiksa ulang untuk memastikan apakah dia suspect atau sudah positif (Covid-19) seperti yang terjadi pada ibunya," jelasnya.

Dia menyampaikan, saat ini tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) pasien Covid-19 di RSKIA sudah mencapai 80 persen. Muhadjir berharap Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) secepatnya menambah tempat tidur agar pasien dapat tertampung.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Bandung Raya Siaga 1

Kota Bandung
Perbesar
Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung bergerak menertibkan dan menutup Jalan Dipati Ukur, Kamis (3/12/2020) malam. (Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan pihaknya saat ini sedang menyiapkan sekitar 3.000 tempat tidur untuk seluruh provinsi dengan hasil perhitungan 30 persen. Kendati begitu, dia mengakui ada beberapa rumah sakit yang BOR-nya di atas 30%.

"RSKIA ini dari 370 kamar yang berfungsi, 150 untuk Covid-19 atau sekitar 40 persen lebih," ucap Kang Emil.

Dia pun mengimbau masyarakat, khususnya wisatawan untuk tidak melakukan perjalanan ke Bandung Raya. Selain karena sudah ada penetapan status Siaga 1 untuk Bandung Raya, kapasitas RS juga sudah di atas 80 persen.

"Kalau ada keteledoran dan ketidakpatuhan prokes tentu akan membuat situasi semakin tidak terkendali," tuturnya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis 29 Daerah di Indonesia Masuk Zona Merah Covid-19

Infografis 29 Daerah di Indonesia Masuk Zona Merah Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis 29 Daerah di Indonesia Masuk Zona Merah Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓