3 Pernyataan Terkini Jokowi soal Vaksinasi Covid-19 di Indonesia

Oleh Devira Prastiwi pada 16 Jun 2021, 17:15 WIB
Diperbarui 16 Jun 2021, 17:15 WIB
Presiden Jokowi Jalani Vaksinasi COVID-19 Dosis Kedua
Perbesar
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjalani penapisan kesehatan saat mengikuti vaksinasi COVID-19 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (27/1/2021). Suntikkan pertama untuk mengenalkan vaksin dan kandungan di dalamnya kepada sistem kekebalan tubuh. (Lukas/Biro Pers Sekretariat Presiden)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Rabu 16 Juni 2021 meninjau vaksinasi Covid-19 bagi pelaku sektor jasa keuangan di Tennis Indoor Senayan, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Pada kesempatan tersebut, ada sejumlah hal yang disampaikan Jokowi. Salah satunya dia menargetkan 100.000 pekerja sektor jasa keuangan sudah divaksinasi Covid-19 dalam sepekan.

"Nanti targetnya kita dalam seminggu ini kurang lebih 100.000. Kita lakukan ini dalam rangka mempercepat vaksinasi dan kita harapkan juga segera terbentuk herd immunity, terbentuk kekebalan komunal," ujar Jokowi seperti yang ditayangkan di Youtube Sekretariat Presiden, Rabu, 16 Juni 2021.

Kemudian, dirinya menargetkan vaksinasi Covid-19 dapat mencapai 1 juta suntikan per hari, mulai awal Juli 2021 mendatang.

"Target kita nanti di awal Juli, kalau sebelumnya 500.000 (suntikan per hari). Nanti di awal Juli sudah harus mencapai 1 juta per hari," kata Jokowi.

Berikut 3 hal terkini yang disampaikan Jokowi terkait vaksinasi Covid-19 di Indonesia dihimpun Liputan6.com:

 

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

1. Targetkan 100.000 Pekerja Jasa Keuangan Divaksinasi Covid-19 dalam Seminggu

Presiden Joko Widodo (Jokowi)
Perbesar
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan keterangan pers tentang pengembangan dan pembuatan vaksin COVID-19 harus ikuti prosedur dan kaidah ilmiah di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/3/2021). (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menargetkan 100.000 pekerja sektor jasa keuangan sudah divaksin Covid-19 dalam seminggu.

Hal ini untuk mempercepat program vaksinasi di Indonesia sehingga segera terbentuk herd immunity atau kekebalan komunal, khususnya di sektor jasa keuangan.

Hal ini disampaikan Jokowi usai meninjau pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19 bagi pelaku sektor jasa keuangan di Tennis Indoor Senayan Jakarta, Rabu, 16 Juni 2021. Adapun vaksinasi massal ini diikuti oleh 10.000 peserta dan dilakukan di sejumlah provinsi.

"Nanti targetnya kita dalam seminggu ini kurang lebih 100.000. Kita lakukan ini dalam rangka mempercepat vaksinasi dan kita harapkan juga segera terbentuk herd immunity, terbentuk kekebalan komunal," ujar Jokowi seperti yang ditayangkan di Youtube Sekretariat Presiden, Rabu, 15 Juni 2021.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

2. Ingin Sektor Jasa Keuangan Capai Herd Immunity pada Agustus 2021

Potret Seniman Suntik Vaksin COVID-19
Perbesar
Nicholas Saputra lakukan vaksinasi Covid-19 yang ditinjau langsung oleh Jokowi. (Instagram/@kemdikbud.ri)

Jokowi ingin percepatan vaksinasi Covid-19 juga dapat dilakukan di sektor-sektor strategis lainnya sehingga penyebaran Covid-19 di tanah air dapat ditekan.

Dia menekankan herd immunity di sektor keuangan sudah terbentuk pada Agustus 2021.

"Saya harapkan semua daerah bisa memperbanyak meningkatkan vaksinasinya. Sehingga kecepatan vaksinasi di sektor jasa keuangan segera mencapai herd immunity paling tidak maksimum di bulan Agustus," kata Jokowi.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

3. Targetkan 1 Juta Suntikan Vaksin Covid-19 per Hari Mulai Juli 2021

20170113-Jokowi-Temui-Pelaku-Industri-Jakarta-AY
Perbesar
Presiden Joko Widodo memberi keterangan saat melakukan pertemuan dengan pelaku industri jasa keuangan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/1). Jumlah UMKM di Indonesia terbilang cukup besar, yaitu lebih dari 50 juta UMKM. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Kemudian, Jokowi menargetkan vaksinasi dapat mencapai 1 juta suntikan per hari, mulai awal Juli 2021.

"Target kita nanti di awal Juli, kalau sebelumnya 500.000 (suntikan per hari). Nanti di awal Juli sudah harus mencapai 1 juta per hari," kata dia.

Dia menekankan percepatan vaksinasi ini dilakukan agar herd immunity atau kekebalan komunal dapat segera terbentuk. Dengan begitu, maka penyebaran virus corona di Indonesia bisa terhambat dan berkurang.

"Kita berharap kecepatan ini bisa dilakukan di sektor-sektor yang lain sehingga Covid-19 kita hambat dengan waktu yang secepat-cepatnya," tegas Jokowi.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Jokowi dan Pemimpin Dunia Disuntik Vaksin Covid-19

Infografis Jokowi dan Pemimpin Dunia Disuntik Vaksin Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Jokowi dan Pemimpin Dunia Disuntik Vaksin Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓