Jokowi Targetkan 100.000 Pekerja Jasa Keuangan Divaksin Covid-19 dalam Seminggu

Oleh Lizsa Egeham pada 16 Jun 2021, 09:48 WIB
Diperbarui 16 Jun 2021, 10:27 WIB
FOTO: Jokowi Tinjau Vaksinasi COVID-19 Massal di Terminal Kampung Rambutan
Perbesar
Presiden Joko Widodo atau Jokowi (tengah) didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) meninjau vaksinasi COVID-19 massal pelaku transportasi di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Kamis (10/6/2021). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menargetkan 100.000 pekerja sektor jasa keuangan sudah divaksin Covid-19 dalam seminggu. Hal ini untuk mempercepat program vaksinasi di Indonesia sehingga segera terbentuk herd immunity atau kekebalan komunal, khususnya di sektor jasa keuangan.

Hal ini disampaikan Jokowi usai meninjau pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19 bagi pelaku sektor jasa keuangan di Tennis Indoor Senayan Jakarta, Rabu (16/6/2021). Adapun vaksinasi massal ini diikuti oleh 10.000 peserta dan dilakukan di sejumlah provinsi.

"Nanti targetnya kita dalam seminggu ini kurang lebih 100.000. Kita lakukan ini dalam rangka mempercepat vaksinasi dan kita harapkan juga segera terbentuk herd immunity, terbentuk kekebalan komunal," jelas Jokowi seperti yang ditayangkan di Youtube Sekretariat Presiden, Rabu.

Dia ingin percepatan vaksinasi ini juga dapat dilakukan di sektor-sektor strategis lainnya sehingga penyebaran Covid-19 di tanah air dapat ditekan. Dia menekankan herd immunity di sektor keuangan sudah terbentuk pada Agustus 2021.

"Saya harapkan semua daerah bisa memperbanyak meningkatkan vaksinasinya. Sehingga kecepatan vaksinasi di sektor jasa keuangan segera mencapai herd immunity paling tidak maksimum di bulan Agustus," kata Jokowi.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

1 Juta Suntikan Per Hari

Pemerintah, lanjut Jokowi, berkomitmen meningkatkan vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Untuk itu, pemerintah menargetkan 1 juta suntikan vaksin virus corona per hari mulai Juli 2021.

"Target kita nanti di awal Juli, kalau sebelumnya 500.000, nanti di awal Juli sudah harus mencapai 1 juta perhari," ujar Jokowi.

Seperi diketahui, pemerintah menargetkan 181,5 juta atau sekitar 70 persen dari total penduduk Indonesia harus divaksin Covid-19 agar tercapai herd immunity atau kekebalan komunal. Jokowi sendiri menargetkan program vaksinasi di Indonesia rampung pada 2021.

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan melaporkan, sebanyak 20.158.937 orang telah menerima vaksin Covid-19 dosis 1 atau sebesar 49.96 persen per 13 Juni 2021. Sedangkan sebanyak 11.568.457 orang atu 28.67 persen telah menerima vaksin Covid-19 dosis 2.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.468.764 tenaga kesehatan telah menerima vaksin lengkap. Kemudian, 6.277.880 lansia, petugas publik 22.430.908 dan tenaga pendidikan 2.950.888.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓