Menaker Ida: Perselisihan Pekerja-Pengusaha Bisa Diselesaikan di Lapangan Futsal

Oleh Liputan6.com pada 13 Jun 2021, 18:47 WIB
Diperbarui 13 Jun 2021, 19:03 WIB
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar Kompetisi Futsal Tripartit (KFT) 2021.
Perbesar
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar Kompetisi Futsal Tripartit (KFT) 2021.

Liputan6.com, Jakarta - Dalam upaya menjaga kesehatan dan tetap produktif di masa pandemi COVID-19, serta mempererat silaturrahim antara serikat pekerja/buruh, asosiasi pengusaha dan pemerintah, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar Kompetisi Futsal Tripartit (KFT) 2021.

Pembukaan KFT 2021, yang diikuti oleh 19 tim futsal ditandai dengan kick off (tendangan bola pertama) oleh Menaker Ida Fauziyah di lapangan futsal Cilandak Sport Center, Jakarta Selatan, Minggu (13/6/2021).

"KFT ini untuk melatih dan membangun jiwa sportifitas serta dapat menjadi wadah untuk bersinergi dan bersama-sama memulai dan berinovasi kembali untuk membangun Indonesia bangkit kembali dari dampak pandemi," ujar Menaker Ida.

Menurut Ida, KFT 2021 yang diikuti tim futsal dari Kemnaker, BPJS Ketenagakerjaan, Kadin, Apindo, Konfederasi Serikat Pekerja/Buruh dan Media Massa ini, merupakan turnamen futsal kali pertama yang digelar Kemnaker, setelah pada 2018 juga menyelenggarakan Liga Pekerja Indonesia (Lipesia).

Melalui KFT 2021 ini, Menaker Ida berharap ke depan kompetisi futsal dapat diadakan dengan lingkup lebih luas lagi sehingga spirit kebersamaan selalu melekat di hati dan pikiran sahabat-sahabat SP/SB maupun para pengusaha dan pemerintah.

"KFT ini sebagai wujud tekad kita pemerintah, pekerja dan pengusaha untuk bersama-sama bersatu menyelesaikan segala tantangan ketenagakerjaan yang kita hadapi saat ini dan ke depan. Selamat mengikuti KFT 2021, semoga niat baik kita sehat, terbangun kebersamaan dan sama-sama recover together," ujar Menaker Ida.

Menaker Ida menambahkan persoalan-persoalan ketenagakerjaan antara pengusaha dan teman-teman pekerja serta pemerintah tidak hanya bisa diselesaikan di atas meja. Tetapi persoalan ketenagakerjaan juga bisa diselesaikan di lapangan futsal karena semangatnya recover together.

"Di sinilah kita bisa memulihkan ekonomi nasional diawali dengan semangat kita mau bersama bergandengan tangan menyelesaikan ketenagakerjaan yang semakin kompleks akibat pandemi COVID-19 ini. Di lapangan futsal ini, sportifitas sangat dibutuhkan dan akan kita bawa dalam forum-forum di luar arena futsal ini," katanya.

Kepada tim peserta KFT 2021, Ida Fauziyah mengingatkan pandemi COVID-19, hingga saat ini belum usai. "Karena itu, saya mengimbau seluruh peserta KFT 2021 agar tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19," kata Menaker Ida

Ke-19 tim peserta yang mengikuti KFT 2021 yakni Kemnaker, BPJS Ketenagakerjaan, KSPRNI, KPBI, (K) SBSI, Apindo, GSBI, K-SPBUMN, K-SPSI 1973, K-SPN, K-SPSI AGN, Trans7, K-SN, KSBSI, K-KASBI, KSPI YRS, K-Sarbumusi, PT BNI dan PT BSI.

Sementara Dirjen PHI Jamsos, Indah Anggoro Putri, selaku Steering Commiittee KFT 2021, mengatakan KFT 2021 merupakan rangkaian kegiatan May Day 2021 bertajuk recover together ini bertujuan hubungan stakeholder ketenagakerjaan ke depan, semakin solid dan kompak serta produktif.

Sebagai bentuk apresiasi untuk pembinaan, juara I KFT 2021, akan menerima hadiah Rp40 juta dan juara II mengantongi Rp25juta. Sedangkan juara III berhak membawa hadiah Rp15juta.

"Selain itu panitia KFT akan menyediakan hadiah uang tunai Rp2juta untuk Top Scorer dan seluruh tim akan mendapatkan uang main sebesar Rp500 ribu," kata Dirjen Putri.

Pembukaan KFT 2021 dihadiri oleh Dirut BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo, Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi, Dirjen Binapenta Suhartono, Irjen Estiarty Haryani, Kabarenbang Bambang Satrio Lelono, Ketua KSPSI Yorrys Raweyai dan Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓