Kasus Covid-19 Naik, Positivity Rate di Jakarta Capai 15,6 Persen

Oleh Ika Defianti pada 13 Jun 2021, 09:52 WIB
Diperbarui 13 Jun 2021, 09:52 WIB
Kasus Positif COVI-19 di Jakarta Bertambah 2.096 Orang
Perbesar
Pasien Covid-19 berada di dalam bus sekolah di Puskesmas Kecamatan Ciracas, Jakarta, Kamis (10/06/2021). Kasus positif di Jakarta bertambah 2.096 orang, sehingga total kasus positif bertambah menjadi 440.554 orang. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia melaporkan kenaikan jumlah pasien positif Covid-19 sebanyak 2.455 orang di ibu kota pada Sabtu (12/6/2021).

Penambahan tersebut merupakan jumlah tertinggi dalam beberapa hari terakhir. Kata dia, dengan penambahan tersebut, maka total jumlah kasus Covid-19 di Jakarta kini mencapai 445.302 orang.

"Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 1.716 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 15.624 (orang yang masih dirawat/isolasi)," kata Dwi dalam keterangan tertulis.

Sementara itu, total kasus sembuh atau negatif Covid-19 di Jakarta berjumlah 422.121 orang. Angka ini berarti tingkat kesembuhan di ibu kota sebesar 94,8 persen.

Kemudian, sebanyak 7.557 orang dinyatakan meninggal dunia akibat Covid-19. Ini artinya tingkat kematian di ibu kota sebesar 1,7 persen. Sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,8 persen.

"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 15,6 persen sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 10,8 persen," ucap dia.

 

Tracing Warga Usai Mudik

Pasca Mudik Penghuni Apartemen Ikuti Swab Antigen Gratis
Perbesar
Warga mengikuti tes swab antigen gratis di Tower Alamanda Apartemen GNR, Jakarta, Kamis (20/5/2021). Swab antigen yang digelar pengelola apartemen bekerjasama dengan Polres Jakarta Utara, Polsek Kelapa Gading dan Puskesmas bertujuan untuk menekan penyebaran virus Covid-19.(Liputan6.com/Fery Pradolo)

Sebelumnya, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia menyatakan, bahwa pihaknya terus melakukan tracing pada warga yang sempat mudik Lebaran 2021.

Kata dia, terdapat ribuan kasus Covid-19 dari klaster mudik dari 988 keluarga.

"Dari identifikasi klaster mudik sejak 21 Mei hingga 10 Juni 2021, terdapat 2.008 kasus positif dari 988 keluarga," kata Dwi dalam keterangan tertulis, Kamis (10/6/2021).

Infografis Awas Lonjakan Covid-19 Libur Lebaran

Infografis Awas Lonjakan Covid-19 Libur Lebaran
Perbesar
Infografis Awas Lonjakan Covid-19 Libur Lebaran (Liputan6.com/Triyasni)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓