Kala Menkumham Yasonna Kenang Saat Terakhir Bersama Sang Istri

Oleh Rita Ayuningtyas pada 13 Jun 2021, 01:35 WIB
Diperbarui 13 Jun 2021, 01:35 WIB
Menkumham Yasonna Rapat Kerja dengan Komisi III DPR
Perbesar
Menkumham Yasonna Laoly saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (28/11/2019). Rapat membahas rencana strategis Kemenkumham, hasil pemeriksaan BPK RI semester I tahun 2019, dan tindak lanjut RUU. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Yasonna Laoly mengenang saat-saat terakhir bersama mendiang istrinya Elisye Widya Ketaren, yang wafat Kamis 10 Juni 2021. Elisye telah dimakamkan di San Diego Hills Memorial Park, Karawang, Jawa Barat, Sabtu 12 Juni 2021.

Elisye, kata Yasonna, meminta terus ditemani oleh Yasonna beserta anak-anaknya saat melanjutkan pengobatan di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, setelah sempat menjalani kemoterapi selama 10 hari di Penang, Malaysia.

"Ketika dia (Elisye) mengatakan, kalau kamu pergi-pergi, terus saya meninggal, kamu tidak lihat (saya) lagi," kata Yasonna mengenang salah satu percakapan terakhirnya dengan mendiang Elisye seperti dilansir Antara, Jakarta, Sabtu.

Yasonna pun berkata kepada Elisye, jika berat baginya untuk tidak lagi bersama-sama.

"Saya katakan kepada dia, saya ini tangguh, bersepeda 50-100 kilometer saya bisa, menembak dengan jarak 600 meter juga saya mampu. (Namun) sangat berat sekali, satu malam saya tidak bersamanya,” ujar Yasonna.

Oleh karena itu, dia dan keluarga memutuskan untuk melanjutkan pengobatan Elisye dari Penang ke Jakarta agar dapat lebih dekat dengan keluarga. Keputusan itu juga mengikuti saran dokter yang merawat Elisye.

"Dia perlu dukungan keluarga, berada di tengah-tengah keluarga, karena dukungan psikologis keluarga sangat penting," tambah Yasonna.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Dirawat 41 Hari di Medistra

Elisye sempat dirawat selama 41 hari di RS Medistra sebelum menghembuskan napas terakhirnya pukul 15.25 WIB, Kamis. Almarhum meninggalkan empat anak, dua menantu, dan enam cucu.

Saat pemakaman di San Diego Hills, Yasonna mengaku ikhlas melepas kepergian istrinya, meskipun itu masih terasa berat baginya.

"(Ini) berat, tetapi kami percaya seperti yang dikatakan firman Tuhan bahwa barang siapa yang meninggal di dalam Kristus, akan ditempatkan bersama-sama dia," kata Yasonna.

Pada kesempatan itu, dia meminta pihak kerabat, kolega, dan sejawat untuk memaafkan jika ada kesalahan-kesalahan yang pernah diperbuat mendiang Elisye.

"Kalau ada seandainya di antara Bapak, Ibu ada kekhilafan dari istri saya, ada yang melukai hati Bapak, Ibu, semua mohon kiranya dimaafkan. Kami mohon untuk terus menguatkan kami dengan doa, untuk melalui masa-masa sulit. Terima kasih," kata Yasonna ke para pelayat yang hadir di pemakaman.

Sebelum dimakamkan, jasad Elisye sempat disemayamkan di Rumah Duka Sentosa RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, mulai Kamis sampai Sabtu. Di rumah duka, sejumlah pejabat publik, termasuk Presiden Republik Indonesia Joko Widodo datang dan mengucapkan belasungkawa secara langsung ke Yasonna dan keluarga.

Sementara itu, di pemakaman, pelayat yang hadir antara lain pimpinan tinggi madya dan pratama Kementerian Hukum dan HAM RI, serta Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓