Jokowi Sebut Disiplin Prokes hingga Vaksinasi Kunci Pemulihan Ekonomi Bali

Oleh Lizsa Egeham pada 12 Jun 2021, 15:29 WIB
Diperbarui 12 Jun 2021, 15:30 WIB
Presiden Joko Widodo atau Jokowi
Perbesar
Presiden Joko Widodo atau Jokowi (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegaskan, kunci utama dari pemulihan ekonomi di Bali adalah kemampuan dalam menangani pandemi Covid-19. Mulai dari, kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dan vaksinasi yang dilakukan secara cepat dan masif.

Selain itu, Jokowi menilai penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro berbasis banjar dan desa adat di Bali harus diefektifkan. Dengan begitu, penularan virus Corona dapat dicegah.

"Kita tunjukkan pada dunia bahwa Bali adalah destinasi wisata yang sangat aman untuk dikunjungi," kata Jokowi saat membuka secara virtual Pesta Kesenian Bali ke-43, sebagaimana ditayangkan di Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (12/6/2021).

Jokowi menyampaikan Pesta Kesenian Bali melibatkan ribuan seniman dari berbagai komunitas dengan protokol kesehatan ketat dan terukur. Menurut dia, hal ini menjadi bukti bahwa pandemi Covid-19 bukan penghalang bagi masyarakat Bali untuk tetap berkreasi.

"Penyelenggaraan Pesta Kesenian Bali ke-43 ini merupakan bukti bahwa dalam tekanan pandemi yang sangat berat, kreativitas dan produktivitas masyarakat Bali tetap tumbuh dan tampil dengan cara-cara baru untuk terus mewarnai panggung seni dunia," ujarnya.

Dalam penyelenggaraan kali ini, Pesta Kesenian Bali mengangkat tema "Purna Jiwa: Prananing Wana Kerthi" yang berarti bahwa jiwa yang paripurna merupakan napas pohon kehidupan. Jokowi mengapresiasi pilihan tema yang tersebut.

"Saya juga mengapresiasi pilihan tema yang mengajak pemuliaan flora fauna dan seluruh keragaman hayati, menebarkan semangat konservasi, serta hidup harmoni dengan alam untuk penyembuhan peradaban dari pandemi," ucap Jokowi.

Ambil pelajaran dari warisan susastra

Dia mengatakan, warisan-warisan susastra mengingatkan datangnya wabah dan mengajarkan cara untuk mencegah dan beradaptasi. Jokowi menilai warisan susastra perlu dibuka kembali serta dikembangkan untuk diambil pelajaran dan kaitannya terhadap pandemi yang sedang terjadi saat ini.

"Saya mengapresiasi upaya pemerintah daerah, para seniman para pekerja seni dan seluruh masyarakat Bali yang terus berkarya dan mengekspresikan karya seni dan terus mengembangkan estetika dan tradisi adiluhung kebudayaan Bali dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat," tutur Jokowi.

Sebagai informasi, ekonomi Bali memang anjlok akibat dihantam pandemi Covid-19. Pada kuartal I 2021, pertumbuhan ekonomi Bali terkontraksi minus 9,85 persen. Anjloknya ekonomi di Bali salah satunya disebabkan karena belum pulihnya sektor pariwisata.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓