4 Fakta Kebakaran Kilang Pertamina di Cilacap

Oleh Devira Prastiwi pada 12 Jun 2021, 15:06 WIB
Diperbarui 12 Jun 2021, 15:06 WIB
Kebakaran di kawasan Kilang Pertamina Cilacap itu terjadi di tangki 39 Paraxyline Pertamina Refenery Unit (RU) 4 Cilacap, Jumat malam (11/6/2021). (Foto: Istimewa)
Perbesar
Kebakaran di kawasan Kilang Pertamina Cilacap itu terjadi di tangki 39 Paraxyline Pertamina Refenery Unit (RU) 4 Cilacap, Jumat malam (11/6/2021). (Foto: Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Kilang Pertamina di Cilacap, Jawa Tengah kebakaran sekira pukul 19.45 WIB pada Jumat 11 Juni 2021 kemarin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran di kawasan Kilang Pertamina Cilacap itu terjadi di tangki 39 Paraxyline Pertamina Refenery Unit (RU) 4 Cilacap.

"Benar," kata Humas Basarnas Cilacap Saeful Anwar melalui pesan elektronik, Jumat malam, 11 Juni 2021.

PT Pertamina (Persero) pun memastikan kebakaran yang terjadi di area Kilang Cilacap berhasil dipadamkan hingga Minggu pagi (12/6/2021) tadi.

"Kebakaran terjadi di salah satu area tangki penyimpanan yang lokasinya berada jauh di dalam kompleks kilang, bukan kilang atau pabrik pengolahannya," ucap Area Manager Communication, Relations, dan CSR Kilang Pertamina Cilacap Hatim Ilwan, Sbatu (12/6/2021).

Meski sudah menyebut lokasi kebakaran jauh dari pemukiman penduduk, Hatim mengungkapkan penyebab terjadinya si jago merah berisi benzene itu.

Berikut fakta-fakta terkait kebakaran kilang Pertamina di Cilacap, Jawa Tengah dihimpun Liputan6.com:

 

Satu Tangki Berisi Benzene Terbakar

Kebakaran di Kilang Minyak Balongan
Perbesar
Tim HSSE & Fire Fighter Pertamina berupaya memadamkan api pada insiden tangki Pertamina di Kilang Balongan RU VI, Indramayu pada Rabu (31/3). Dok Pertamina

Kebakaran terjadi di salah satu tangki yang berisi benzene di area kilang Cilacap, Jawa Tengah pada Jumat malam, 11 Juni 2021.

"Kebakaran tangki di area Kilang Cilacap, Jawa Tengah ini terjadi pada pukul 19.45 dan penyebab kebakaran masih belum diketahui," ujar Hatim Ilwan, Area Manager Communication, Relations, & CSR RU IV Cilacap - Sub Holding Refining & Petrochemical, dikutip dari keterangan tertulis, Jumat malam ini.

Upaya pemadaman dilakukan dengan menggunakan penyemprotan foam ke arah titik api. Sejumlah 50 tenaga pemadam diturunkan untuk menangani kebakaran.

 

Kebakaran Berhasil Dipadamkan

Kebakaran di Kilang Minyak Balongan
Perbesar
Tim HSSE & Fire Fighter Pertamina berupaya memadamkan api pada insiden tangki Pertamina di Kilang Balongan RU VI, Indramayu pada Rabu (31/3). Dok Pertamina

Setelah melakukan upaya maksimal, Pertamina berhasil mengendalikan kebakaran yang terjadi pada tanki yang berisi benzene.

Saat ini masih terus dilakukan upaya pemadaman sisa api di area bundwall. Upaya pendinginan juga masih terus dilakukan untuk mencegah api timbul kembali.

Kebakaran tangki di area Kilang Cilacap, Jawa Tengah ini terjadi pada pukul 19.45, Jumat 11 Juni 2021 dan penyebab kebakaran masih belum diketahui.

Upaya pemadaman dilakukan dengan menggunakan penyemprotan foam ke arah titik api. Sejumlah 50 tenaga pemadam diturunkan untuk menangani kebakaran.

Kemudian PT Pertamina (Persero) memastikan kebakaran yang terjadi di area Kilang Cilacap berhasil dipadamkan hingga Minggu pagi, 11 Juni 2021.

 

Penyebab Kebakaran Belum Diketahui, Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman

KILANG MINYAK
Perbesar
KILANG MINYAK

Tangki di area Kilang Cilacap, Jawa Tengah mengalami kebakaran Jumat 11 Juni 2021 sekitar pukul 19.45 WIB. kebakaran terjadi pada salah satu tangki yang berisi benzene.

Area Manager Communication, Relations, & CSRRU IV Cilacap - Sub Holding Refining & Petrochemical Pertamina Hatim Ilwan mengatakan. pihaknya belum mengetahui penyebab kebakaran tersebut.

"Penyebab kebakaran masih belum diketahui," katanya dalam ket (erangan tertulis di Jakarta, Jumat 11 Juni 2021.

Menurut dia, upaya pemadaman dilakukan dengan menggunakan penyemprotan foam ke arah titik api. Sejumlah 50 tenaga pemadam diturunkan untuk menangani kebakaran.

Selain menyebut kebakaran kilang telah berhasil dipadamkan, Pertamina memastikan pasokan BBM dan LPG untuk masyarakat tetap aman.

 

Pemukiman Warga Dipastikan Aman

RU IV Cilacap, Kilang BBM Terbesar di Indonesia Milik Pertamina
Perbesar
Perahu kayu membawa muatan melintas di dekat kilang minyak Pertamina Refenery Unit IV Cilacap, Rabu (7/2). RU IV Cilacap menjadi kilang dengan kapasitas terbesar di Indonesia. (Liputan6.com/JohanTallo)

Terkait insiden terbakarnya salah satu area tangki atau bundwall di Kilang Cilacap, Pertamina memastikan kondisi masyarakat di sekitar kilang aman dan tidak terdampak. Lokasi area tangki yang terbakar berada jauh dari pemukiman warga.

Pada konferensi pers yang langsung diselenggarakan 11 Juni 2021, Area Manager Communication, Relations, dan CSR, Kilang Pertamina Cilacap Hatim Ilwan mengungkapkan, kebakaran terjadi di salah satu area tangki penyimpanan yang lokasinya berada jauh di dalam kompleks kilang, bukan kilang atau pabrik pengolahannya. Penyebab kebakaran belum diketahui.

Dalam kesempatan yang sama Wakil Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rahman memastikan kebakaran ini tidak berdampak pada masyarakat sekitar karena titik kebakaran berada jauh dari pemukiman.

"Masyarakat tidak perlu panik dan khawatir," ujarnya.

Wabup juga menyampaikan, tim pemadam kebakaran Pertamina Cilacap secara profesional melakukan tugasnya.

"Atas nama Pemkab Cilacap kami sampaikan terima kasih Pertamina menangani semuanya secara profesional. Kapanpun dibutuhkan tim pemadam dari kabupaten juga siap diturunkan. Kami bersama TNI dan Polri siap membantu Pertamina sebagai objek vital Nasional," tegasnya.

Di tempat yang sama, Kapolres Cilacap, AKBP Leganek Mawardi menyatakan lokasi tangki yang terbakar jauh dari pemukiman penduduk maupun jalan raya.

"Yang terdekat itu area pabrik sekitar 350 meter dari lokasi kebakaran," ujarnya.

Kepolisian, lanjut dia saat fokus pada pengamanan perimeter dan area sekitar kilang. Pihaknya juga menerjunkan personel melakukan patroli agar warga menjauh dari titik kebakaran. “Kami mendukung penanganan kejadian yang saat ini pada upaya pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api,” tambah Kapolres.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓