Kementan: Penyuluh Ujung Tombak Sukses Distribusi Pupuk Subsidi

Oleh Liputan6.com pada 11 Jun 2021, 18:14 WIB
Diperbarui 12 Jun 2021, 10:45 WIB
indramayu
Perbesar
Panitia Kerja (Panja) Pupuk Subsidi dan Kartu Tani Komisi IV DPR RI bertemu penyuluh dan petani di BPP Kecamatan Bangodua, Indramayu, Jawa Barat, Jumat (11/6/2021). (Ist)

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan jika penyuluh memiliki peran yang penting dalam menentukan dan menyukseskan alokasi dan distribusi pupuk subsidi. Penyuluh yang memiliki peranan penting membantu petani dan kelompok tani dalam menyusun Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) kemudian menginputnya ke dalam sistem eRDKK. Mengingat pentingnya peran tersebut, tak keliru jika penyuluh disebut sebagai ujung tombak kesuksesan distribusi pupuk subsidi untuk petani. 

Peran penting penyuluh tersebut terungkap saat Panitia Kerja (Panja) Pupuk Subsidi dan Kartu Tani Komisi IV DPR RI bertemu penyuluh dan petani di BPP Kecamatan Bangodua, Jumat (11/6/2021).

Hadir pada kesempatan itu seluruh jajaran Komisi IV DPR RI, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Ali Jamil, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian Dedi Nursyamsi, Bupati Indramayu Nina Agustina, Direktur Pupuk Indonesia dan pejabat lainnya, mereka menemui petani dan penyuluh di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Bangodua.

Pada kesempatan dialog tersebut, diketahui distribusi pupuk subsidi di Kabupaten Indramayu berjalan lancar tanpa kendala. Ketua Tim Panitia Kerja Pupuk Subsidi dan Kartu Tani Komisi IV DPR RI, Sudin menerangkan, kedatangan timnya ke Indramayu untuk mendengarkan apa yang menjadi keluhan para petani terkait pupuk subsidi dan Kartu Tani.

"Kami membela dan mendengarkan para petani. Untuk itu, hari ini akan kita wujudkan membuat rekomendasi bagi para petani untuk pemerintah untuk dilaksanakan mengenai permasalahan pupuk ini, karena tantangan petani ke depan adalah tantangan global bukan hanya persoalan pupuk," ujar Sudin pada pertemuan itu.

Ia berharap ke depan petani dapat memanfaatkan pupuk organik. Tujuannya agar pertanian kita mengarah pada pertanian go green dan produktivitas semakin meningkat.

Kepala Badan Pennyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi tak menampik jika penyuluh memiliki peran yang cukup penting dalam hal pupuk subsidi.

"Penyuluh memiliki peran yang cukup penting dalam alokasi dan distribusi pupuk subsidi, karena dia bersentuhan langsung dengan petani di lapangan," kata Dedi.

Saking vitalnya peran penyuluh, Dedi menyebut tanpa penyuluh mustahil program pupuk subsidi akan berjalan sukses.

"Implementasi pupuk subsidi tak lepas dari peran penyuluh mulai dari pengajan RDKK, verifikasi kuota hingga menentukan kapan musim tanam pertama, kedua dan seterusnya, sampai pada penebusan pupuk subsidi menggunakan Kartu Tani," tutur Dedi.

 

Penyuluh Garda Terdepan

Menurutnya, peran vital penyuluh dalam program pupuk subsidi juga berkaitan erat dengan peningkatan produktivitas pertanian Indonesia. 

"Tanpa penyuluh program pupuk subsidi sulit berjalan. Penyuluh garda terdepan menyukseskan pupuk dalam rangka peningkatan produkivitas pertanian," ujar Dedi.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait