Momen Anies Baswedan dan Ridwan Kamil Santap Tahu Sumedang hingga Teh Kemasan di Warung Makan Sunda

Oleh Luqman Rimadi pada 11 Jun 2021, 09:17 WIB
Diperbarui 11 Jun 2021, 09:40 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bertemu di Sumedang, Jawa Barat. (Istimewa)
Perbesar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bertemu di Sumedang, Jawa Barat. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur DKI Anies Baswedan bertemu di Sumedang, Jawa Barat. Pertemuan keduanya hari ini dimulai saat salat shubuh berjemaah di Masjid Raya Sumedang. 

Baik Anies, maupun Kang Emil, sapaan Ridwan Kami, datang ke Sumedang atas undangan yang digelar oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.

Mengawali agenda, Anies-Ridwan Kamil mengikuti sholat subuh berjamaah di Mesjid Agung Sumedang, didampingi Dony dan Sekda Sumedang Herman Suryatman. Keduanya kompak mengenakan baju koko warna hitam dengan motif yang berbeda.

Usai sholat subuh, keduanya melepaskan diri dari rombongan untuk sarapan kuliner khas Sumedang. Di rumah makan Tahu Sumedang Palasari, keduanya duduk satu meja dan menyantap tahu sumedang, lontong dan teh botol. Keduanya sesekali tertangkap kamera berbincang serius.

Momen kedekatan di tengah mulai hangatnya peta Pilpres 2024 ini menegaskan pernyataan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebelumnya yang menyebut hubungan personal dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sangat terjaga dengan baik sejak lama.

Ridwan Kamil menyebut hubungan antara dirinya dan Anies sangat baik. Keduanya sudah terbiasa saling mengapresiasi kinerja masing-masing. Namun memang jarang terekspos.

“Entah kenapa oleh media, saling menyapa hari ini selalu ditafsir selalu ada hubungannya dengan (Pilpres) 2024. Padahal sebelumnya juga sama. Kita WA-an. Pak anies ulang tahun saya posting,” katanya Kamis, 3 Juni 2021.

"Dengan Pak Ganjar (Gubernur Jawa Tengah), saya main. Saling mengapresiasi kan bagus daripada saling diam atau saling mengkritisi tanpa kejelasan. Budaya saling menguatkan sesama pemimpin harus dibangun,” ia melanjutkan.

 

 

Satu Generasi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ridwan Kami berteu dalam Salat Shubuh berjamaah di Masjid Agung Sumedang, Jawa Barat. (Istimewa)
Perbesar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ridwan Kami berteu dalam Salat Shubuh berjamaah di Masjid Agung Sumedang, Jawa Barat. (Istimewa)

Menurut Emil, budaya saling menguatkan antar pemimpin bisa berpengaruh positif terhadap masyarakat yang psikologis saat ini cenderung mudah bertengkar.

Di sisi lain, banyak kepala daerah, khususnya gubernur, seperti Anies maupun Ganjar datang satu generasi yang sama dengan dirinya. Ini diakui berpengaruh pada hubungan komunikasi yang mudah terjalin.

"Kami datang sama sama dari satu generasi, tupoksinya kebetulan sama ngurus daerah, sama-sama gubernur, 50 persen Pak anies, 50 persen Pak Ganjar, itulah cinta saya kepada beliau-beliau,” ucap Ridwan Kamil.

Berkaitan dengan Pilpres 2024, ia mendoakan siapapun yang dipercaya maju dan terpilih agar bisa melaksanakan amanah dengan baik. "Saya mendoakan siapapun yang ditakdirkan mendapatkan sebuah amanah di masa depan, saya akan bahagia sekali karena datang dari generasi yang sama,” pungkasnya.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓