Gempa Getarkan Dua Wilayah Indonesia pada Kamis 10 Juni 2021

Oleh Devira Prastiwi pada 10 Jun 2021, 19:55 WIB
Diperbarui 10 Jun 2021, 19:55 WIB
Gempa Indonesia
Perbesar
Ilustrasi gempa

Liputan6.com, Jakarta - Gempa hari ini, Kamis (10/6/2021) kembali menggetarkan wilayah Indonesia. Hingga pukul 19.45 WIB, tercatat ada dua lindu yang terjadi di bumi Nusantara.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui laman resminya www.bmkg.go.id melaporkan, gempa pertama menggetarkan wilayah Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara (Sulut).

Lindu tersebut terjadi pada pukul 09:42:23 WIB dengan kekuatan magnitudo 5,3 dan kedalaman 53 kilometer.

"Pusat gempa berada 207 kilometer barat laut Melonguane," papar BMKG.

Kemudian sore tadi gempa terjadi sekira pukul 17:12:45 WIB di wilayah Kaur, Provinsi Bengkulu.

Berikut informasi gempa hari ini selengkapnya yang dihimpun Liputan6.com dari laman resmi BMKG:

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Melonguane

Gempa 7 SR di Lombok Utara, BMKG: Peringatan Dini Tsunami Berakhir
Perbesar
Ilustrasi kerusakan struktur tanah yang retak akibat gempa. Foto: Pixabay

Gempa pertama pada hari ini terjadi sekira pukul 09:42:23 WIB. Lindu itu berkekuatan magnitudo 5,3 dengan kedalaman 10 kilometer.

Pusat gempa berada 207 kilometer barat laut Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara (Sulut).

Episenter lindu berada pada garis Lintang 5.81 dan garis Bujur 126.23.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kaur

Gempa Bumi
Perbesar
Ilustrasi Gempa Bumi (iStockphoto)

Kemudian sekira pukul 17:12:45 WIB gempa menggetarkan wilayah Kaur, Provinsi Bengkulu.

Episenter gempa berada pada garis Lintang -4.96 dan garis Bujur 102.97.

Lindu itu berkekuatan magnitudo 5 dengan kedalaman 10 kilometer.

Pusat gempa berada 45 kilometer barat data Kaur, Bengkulu.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Antisipasi Gempa

Ini yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum:

- Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempabumi.

- Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.

- Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.

- Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.

- Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.

- Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi

- Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.

- Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

- Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.

Saat Terjadi Gempa Bumi:

- Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

- Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

- Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

- Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

- Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Setelah Terjadi Gempa Bumi:

- Jika Anda berada di dalam bangunan: keluar dari bangunan tersebut dengan tertib; jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K; telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

- Periksa lingkungan sekitar Anda: apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.

- Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa,karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

- Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

- Dengarkan informasi mengenai gempabumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

- Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

- Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Gempa Malang Alarm Bencana Besar Berikutnya?

Infografis Gempa Malang Alarm Bencana Besar Berikutnya? (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Gempa Malang Alarm Bencana Besar Berikutnya? (Liputan6.com/Abdillah)
Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓