Polri Minta Tambahan Anggaran Rp 28,5 Triliun, Termasuk untuk Pengamanan Ibu Kota Baru

Oleh Delvira Hutabarat pada 07 Jun 2021, 16:10 WIB
Diperbarui 07 Jun 2021, 16:10 WIB
Komjen Gatot Eddy Pramono  kuliah umum di Universitas Riau. (Istimewa)
Perbesar
Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono saat menghadiri kuliah umum di Universitas Riau. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menggelar rapat kerja bersama Polri dengan agenda pembahasan anggaran tahun 2022.

Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono menyampaikan bahwa pihaknya mengusulkan tambahan anggaran Rp 28,584 triliun di pagu anggaran tahun 2022.

"Polri mengusulkan tambahan anggaran pada penetapan pagu anggaran tahun anggaran 2022 kepada Kementerian Keuangan dan kepada Kementerian PPN Bappenas dengan Surat Kapolri Nomor B/3433/V/REN.2.3./2021 tertanggal 27 Mei 2021 perihal usulan kebutuhan anggaran tambahan dalam penetapan pagu anggaran Polri tahun anggaran 2022 sebesar Rp 28,584 triliun,” kata Komjen Gatot di Kompleks Parlemen Senayan, Senin (7/6/2021).

Gatot menjelaskan tambahan anggaran itu diantaranya untuk kegiatan pengamanan ibu kota baru, kebutuhan pasukan Satgas Garuda, perubahan kurikulum pendidikan, pendidikan dan latihan personel.

"Pengamanan Ibu Kota Negara baru sebesar Rp 63,37 miliar,” ucapnya.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Berharap Disetujui

Gatot meminta dukungan Komisi III agar usulan anggaran tersebut  bisa disetujui.

“Mohon dukungan pimpinan dan anggota Komisi III DPR RI, kiranya Polri mendapatkan penambahan anggaran sumber rupiah murni pada penetapan pagu anggaran tahun anggaran 2022 sebesar Rp 28,584 triliun,” pungkas dia. 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓