Ada Masalah Pendaftaran PPDB, Ombudsman Jakarta Minta Disdik Siapkan Mitigasi

Oleh Ika Defianti pada 07 Jun 2021, 12:28 WIB
Diperbarui 07 Jun 2021, 12:29 WIB
Persiapan PPDB DKI Jakarta
Perbesar
Petugas menyiapkan ruangan kelas yang akan digunakan di SMP N 115 Jakarta, Jumat (21/5/2021). Seleksi PPDB DKI Jakarta tahun ini akan dibagi menjadi empat bagian yakni jalur prestasi, jalur afirmasi, jalur zonasi, dan jalur pindah tugas orangtua dan anak guru. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Perwakilan Ombudsman Jakarta Raya Teguh Nugroho mengatakan, pihaknya menemukan dua masalah saat pelaksanaan pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) hari pertama.

PPDB online DKI Jakarta tahun ajaran 2021/2022 untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA resmi dibuka hari ini, Senin (7/6/2021). Proses tersebut dapat dimulai melalui website ppdb.jakarta.go.id.

"Pertama, ada problem dengan server, sistem enggak siap ketika traffic penuh. Orangtua berlomba untuk masuk duluan karena urutan pendaftaran menjadi perhitungan jika kuota penuh," kata Teguh saat dihubungi, Senin (7/6/2021).

Lalu, kata dia, orang tua murid mengalami kesulitan untuk mengakses laman pendaftaran PPDB 2021. Teguh menilai hal tersebut bukan dikarenakan internet orang tua yang lambat.

Teguh juga mengatakan, dalam akses PPDB tersebut orang tua murid juga mengeluhkan terkait kolom asal sekolah yang tidak kunjung muncul.

"Kasus ini seperti yang terjadi dua tahun yang lalu. Jadi, Disdik DKI Jakarta harus segera menyiapkan mitigasi agar problem ini bisa segera diantisipasi," jelas dia.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Warga Keluhkan Akses

Sebelumnya, sejumlah warga mengeluhkan server PPDB online jalur prestasi tersebut down. Salah satu orang tua murid, Lenny Tambunan mengaku server down sejak pendaftaran PPDB online dibuka, yakni pukul 08.00 WIB.

"Sudah dari pagi siaga di depan komputer dan mulai ajuan akun. Tapi sudah puluhan kali mengulang ajuan akun, tapi belum bisa sampai sekarang. Padahal tanpa akun, enggak bisa daftar ke SMA yang dituju," kata Lenny kepada Liputan6.com, Senin (7/6/2021).

Lenny mengaku sebagai seorang pekerja dirinya meluangkan waktu izin setengah hari untuk membantu anaknya dalam proses PPDB online saat ini. Namun, hingga pukul 11.00 WIB website PPDB online belum bisa diakses.

"Kalau kita sudah dapat akun, kita sudah tenang. Jadi kita bisa daftar, terus nanti kita tinggal pantau saja," ucap dia.

Keluhan lain juga disampaikan oleh Lidya yang mengaku sampai menggunakan beberapa laptop untuk membantu mendaftarkan anaknya sekolah SMA.

Kata dia, sejumlah wali murid juga mengeluhkan hal sama karena server down dari website PPDB online.

"Rata-rata keluhannya sama, enggak bisa login ke websitenya. Ini dari group whatsapp juga baru dua orang yang bisa," ucapnya.

Karena hal itu, dia meminta adanya perbaikan jadwal dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

"Jangan serentak lah, ada jadwal sendiri dari masing-masing jenjang sekolah. Ini dari pukul 07.30 WIB sampai pukul 11.00 WIB masih belum bisa diakses websitenya," jelas dia.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓