BKN Belum Resmi Umumkan Penerimaan ASN 2021

Oleh Muhammad Ali pada 06 Jun 2021, 04:29 WIB
Diperbarui 06 Jun 2021, 04:29 WIB
Melihat Tes SKD CPNS di Jakarta
Perbesar
CPNS saat mengikuti SKD di Kantor BKN Pusat, Jakarta, Senin (27/1/2020). Tes SKD CPNS Tahun Anggaran 2019 diselenggarakan mulai 27 Januari hingga 28 Februari 2020 dengan jumlah peserta memenuhi syarat (MS) untuk mengikuti SKD sebanyak 3.364.868 orang. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - Badan Kepegawaian Negara (BKN) hingga saat ini secara resmi belum mengumumkan penerimaaan calon pegawai aparatur sipil negara (ASN) tahun 2021.

"BKN belum pernah mengumunkan secara resmi, kapan pembukaan penerimaan ASN tahun 2021," kata Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas BKN, Paryono dihubungi di Jakarta, Sabtu (5/6/2021).

Paryono menyatakan semua tahapan mulai dari pengumuman, pendaftraan hingga seleksi dilakukan oleh BKN.

"Kendala belum diumumkan karena terkait dengan regulasi yang sampai saat ini belum turun," jelas Paryono yang dikutip dari Antara.

Selain itu, kata dia, adanya perubahan dan revisi terkait formasi yang belum selesai dilakukan berbagai instansi.

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) tambahan ASN secara nasional pada tahun anggaran 2021 untuk pemerintah pusat dan daerah sebanyak 1.275.387 orang.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Rincian Tambahan ASN 2021

Rinciannya sebanyak 83.669 orang untuk pemerintah pusat, terbagi atas 57.547 orang untuk ASN dan 26.122 orang untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Sementara untuk pemerintah daerah sebanyak 1.191.718 orang terbagi atas 119.094 orang untuk PNS dan 1.072.623 orang untuk PPPK.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓