Gelar Pameran Lukisan di Bulan Bung Karno, PDIP: Bentuk Nasionalisme Seniman Indonesia

Oleh Muhammad Radityo Priyasmoro pada 05 Jun 2021, 19:39 WIB
Diperbarui 05 Jun 2021, 19:39 WIB
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat webinar peringatan Bulan Bung Karno dengan tema Pancasila dan Keadilan Sosial. (Istimewa)
Perbesar
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat webinar peringatan Bulan Bung Karno dengan tema Pancasila dan Keadilan Sosial. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - DPP PDIP menggelar pameran lukisan yang bertema Akara di kantor DPD PDIP Yogyakarta. Pameran tersebut merupakan rangkaian acara perayaan bulan Bung Karno.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, pameran sengaja dilaksanakan di kota tersebut dengan diorganisasikan oleh Badan Kebudayaan Nasional PDIP daerah Yogyakarta.

Pada pameran tersebut, sebanyak 78 pelukis menampilkan pemaknaannya atas Bung Karno lewat lukisan yang dipamerkan.

"Yogyakarta memang spesial. Sebab kota itu memang merupakan pusat kebudayaan Jawa," kata Hasto, Sabtu (5/5/2021).

Menurut dia pihaknya ingin mengingatkan lagi pada rakyat Indonesia, soal sikap sang proklamator tentang pentingnya peran seniman.

"Seperti kata Bung Karno, bahwa dengan para seniman, Bung Karno menggelorakan rasa cinta tanah air, patriotisme dan kemudian mengekspresikan seluruh imajinasi terhadap masa depan," ungkap Hasto.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:


Seniman Perlu Dibantu dan Diapresiasi

Sementara itu, mantan Sekjen PDIP yang kini menjadi Sekretaris Kabinet (Setkab) Pramono Anung menuturkan, dalam suasana pandemi Covid-19 para seniman perlu dibantu dan diapresiasi.

"Pada saat pandemi seperti ini, perlu dibantu, diapresiasi," tutur Pramono.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya