Sambangi PKS, Kemendagri: Sistem Politik Sehat Kuncinya Partai Politik

Oleh Liputan6.com pada 04 Jun 2021, 10:25 WIB
Diperbarui 04 Jun 2021, 11:25 WIB
Jajaran Kementerian Dalam Negerimenyambangi kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Kamis, 03 Juni 2021.
Perbesar
Jajaran Kementerian Dalam Negerimenyambangi kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Kamis, 03 Juni 2021. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Jajaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang diwakili oleh Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum, Bahtiar, menyambangi kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Kamis, 03 Juni 2021. 

Kegiatan itu dilakukan dalam rangka melakukan serah terima dan penandatanganan berita acara penyerahan bantuan keuangan partai politik tahun anggaran 2021.

Dalam kunjungannya, Bahtiar mendorong agar negara memiliki proteksi yang cukup dalam memperkuat sistem kepartaian di Indonesia. Perlunya campur tangan negara untuk memberikan perlindungan kepada keberlangsungan partai politik di masa transisi demokrasi.

Pasalnya, Bahtiar menilai sehatnya kondisi demokrasi di suatu negara bergantung pada kondisi partai politiknya.

"Membangun sistem politik yang sehat dan baik pilar utamanya merupakan partai politik, jadi jika partai politiknya sehat dapat dipastikan sistem politik negara itu pun sehat” ujar Bahtiar.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Bahas Perbaikan Politik

Pertemuan jajaran Kementerian Dalam Negeri dan PKS juga dijadikan sebagai momentum silaturahmi yang langsung di sambut baik oleh Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Bendahara Umum Mahfudz Abdurrahman beserta pengurus DPP PKS.

Ahmad Syaikhu menyatakan, silaturahmi itu banyak membahas soal memperbaiki sistem politik di Tanah Air.

"Banyak juga diskusi kita untuk memperbaiki sistem perpolitikan kedepannya, dan tentu saja kami sangat berterima kasih kepada bapak Bahtiar dan InsyaAllah dana bantuan partai politik ini kami akan manfaatkan untuk proses edukasi politik bagi konstituen kami, dan juga insyaAllah ini akan kita pertanggung jawabkan secara transparan dan akuntabel” ujar Ahmad Syaikhu.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait