KPU Diminta Susun Alternatif Jadwal Pemilu Selain Februari 2024

Oleh Delvira Hutabarat pada 02 Jun 2021, 08:29 WIB
Diperbarui 02 Jun 2021, 08:32 WIB
Ilustrasi Pemilu - KPU
Perbesar
Ilustrasi Pemilu - KPU

Liputan6.com, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI, Guspardi Gaus meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk membuat alternatif skenario jadwal pemilihan umum (pemilu) alternatif. KPU diketahui mengusulkan pelaksanaan pesta demokrasi itu dipercepat dari 21 April 2024 menjadi 21 Februari 2024.

"Saya minta kepada KPU jangan skenario itu hanya di bulan Februari. Lihat alternatif lain, paling tidak dua alternatif," kata Guspardi Gaus pada wartawan, Rabu (2/6/2021).

Guspardi mengatakan, usulan KPU sudah dikemukakan pada rapat dengar pendapat (RDP) secara tertutup di DPR pada Senin, 24 Mei 2021. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga mengusulkan jadwal pelaksanaan pemilu.

Kemendagri mengusulkan pemilu digelar Maret 2024. Pertimbangannya menyangkut soal anggaran serta kondisi cuaca.

"Februari musim hujan, partisipasi pemilih (dikhawatirkan) berkurang. Kemudian tempat pemungutan suara (TPS) kan enggak semua bangunan permanen," ujar Guspardi.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Cegah Benturan dengan Pilkada 2024

Ilustrasi pilkada serentak (Liputan6.com/Yoshiro)
Perbesar
Ilustrasi pilkada serentak (Liputan6.com/Yoshiro)

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini menilai tidak mempermasaahkan pelaksanaan pemilu tak berlangsung pada 21 April 2024. Namun, skenario pelaksanaan mesti digodok matang supaya tak berbenturan dengan jadwal pemilihan lainnya.

“Untuk itu, Kita akan membahas waktu yang tepat, tentu perlu masukan saran dari berbagai elemen. Terlebih, bakal berlangsung pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang diusulkan 20 November 2024. Belum lagi potensi dua putaran pemilu, gugatan sengketa pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK), dan pemungutan suara ulang. Semua potensi itu bakal menguras waktu,” pungkasnya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya