Kemendikbudristek Ingatkan Pentingnya Integritas saat Pembelajaran Jarak Jauh

Oleh Yopi Makdori pada 28 Mei 2021, 09:49 WIB
Diperbarui 28 Mei 2021, 09:49 WIB
Memanfaatkan Wifi Gratis untuk Belajar Jarak Jauh
Perbesar
Pelajar saat kegiatan pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dengan memanfaatkan Jak Wifi di Balai Warga RW 02 Kelurahan Galur, Jakarta, Jumat (4/9/2020). Program internet gratis dari Pemprov DKI itu untuk pelajar di permukiman padat penduduk yang kesulitan mengakses internet. (merdeka.com/Imam Buhori)

Liputan6.com, Jakarta - Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Chatarina Muliana Girsang mengingatkan pentingnya integritas selama anak-anak menggelar pembelajaran jarak jauh. Ia menekankan bahwa proses lebih utama ketimbang nilai akhir.

Menurut Chatarina pesan ini pulalah yang selalu ia tanamkan kepada anaknya.

"Tidak penting nilai kamu, tapi bagaimana kamu mendapatkan nilai. Ketika kamu jatuh, lalu kamu bangkit kembali untuk memperjuangkan, itulah yang paling penting, itulah nilai hidup sebenarnya,” katanya seperti dikutip dalam keterangan tertulis, Jumat (28/5/2021).

Irjen perempuan pertama dalam sejarah Kemendikbudristek ini juga membahas tentang cara untuk mempertahankan integritas dalam PJJ. Ia mengatakan, penting bagi orang tua menanamkan pada anak bahwa nilai itu bukanlah yang terpenting di sekolah.

Justru cara mencapai nilai tersebut adalah yang harus dicermati. Kejujuran, kata Chatarina, merupakan kunci dalam mempertahankan integritas tersebut. Karena ketika anak memperjuangkan nilai dengan cara yang tidak jujur akan membebani hati nurani mereka.  

Dalam pekerjaan, Chatarina juga mengatakan integritas sangat penting, karena bila tidak jujur, kita tidak mungkin bekerja sama. 

“Bagi saya, itu harus menjadi prinsip hidup semua insan. Mengapa, karena bila kita tidak memiliki integritas, kita tidak mungkin bekerja sama, karena pekerjaan kita akan selalu bersinergi. Bila kita tidak bisa bekerja sama, kita tidak bisa berinovasi,” jawabnya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Butuh Integrasi

Terakhir, Chatarina Muliana menjelaskan mengapa masyarakat butuh integrasi. Ia berpendapat bahwa masyarakat berkarakter baik yang dapat membangun negara ini, karena cinta masyarakat terhadap negaranya dapat dilihat dari rasa kepemilikannya. Dalam memajukan Indonesia, harus adanya kerja sama, berkolaborasi. Peran integritas dalam hal ini yaitu membangun komitmen masyarakat untuk satu tujuan.

“Karena kita nggak mungkin memajukan negara ini sendiri. Kemendikbudristek harus bergandengan tangan dengan pemerintah daerah, dengan masyarakat, karena Indonesia sangat luas. Jadi, penting sekali untuk membangun komitmen bersama, lalu membangun kerja sama. Tanpa gotong royong, tidak mungkin kita sama-sama membangun negara ini. Seperti pepatah, ringan sama dijinjing, berat sama dipikul,” pungkas Chatarina. 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓