Mobilitas Warga ke Pusat Perbelanjaan Jelang Lebaran 2021 Meningkat 111 Persen

Oleh Ika Defianti pada 18 Mei 2021, 16:43 WIB
Diperbarui 18 Mei 2021, 16:43 WIB
Kerumunan Pasar Tanah Abang Blok A
Perbesar
Kerumunan warga saat mengunjungi Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta, Minggu (2/5/2021). Kepadatan pengunjung yang ingin membeli kebutuhan untuk Lebaran tetap terjadi di Blok A dan B Tanah Abang meski petugas gabungan telah berjaga di pintu masuk guna mencegah kerumunan. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan adanya mobilitas masyarakat yang tinggi di pusat perbelanjaan jelang Lebaran Idul Fitri 1442 H atau pada periode 21 April-12 Mei 2021.

Kata dia, peningkatan mobilitas warga ke pusat perbelanjaan jelang lebaran terjadi di empat pulau yakni Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

"Dapat dilihat bahwa tren perkembangan mobilitas penduduknya (ke pusat perbelanjaan) mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Di mana mobilitas yang mencapai hingga 61 sampai 111 persen," kata Wiku dalam video YouTube BNPB, Selasa (18/5/2021).

Untuk Pulau Jawa, kenaikan mobilitas ke pusat perbelanjaan paling tinggi berada di Jawa Tengah yaitu mencapai 80 persen. Lalu, di Jawa Barat sebesar 68 persen, dan Jawa Timur sebesar 61 persen.

Sedangkan, Pulau Sumatera, mobilitas tertinggi terjadi di Sumatera Barat yaitu mencapai 111 persen, Bengkulu 93 persen, dan Aceh sebanyak 83 persen.

Kemudian untuk Pulau Kalimantan kenaikan tertinggi terjadi di Kalimantan Utara yakni 95 persen, Kalimantan Timur mencapai 67 persen, dan Kalimantan Tengah sebesar 59 persen.

Selanjutnya yaitu Pulau Sulawesi, di mana kenaikan tertinggi terjadi di Sulawesi Barat mencapai 107 persen. Lalu ada Gorontalo mencapai 105 persen dan Sulawesi Tengah serta Sulawesi Tenggara masing-masing 84 persen.

"Ini terjadi bertepatan dengan tradisi membeli baju lebaran pada akhir-akhir hari menjelang Idul Fitri yaitu diantaranya Tanggal 9 sampai 13 Mei 2021," ucapnya.

 

 

Seharusnya Berjalan dengan Penerapan Prokes

Mal di Depok Kembali Beroperasi, Begini Penampakannya
Perbesar
Petugas mengecek suhu tubuh pengunjung di pusat perbelanjaan di Depok, Jawa Barat, Rabu (17/6/2020). Mulai 16 Juni 2020, sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Depok kembali beroperasi selama masa PSBB proporsional, namun tetap dengan memerhatikan protokol kesehatan. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Sementara itu, Wiku menyatakan kegiatan sosial ekonomi seharusnya dapat berjalan dengan penerapan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Sebab hal tersebut dapat berdampak pada kenaikan kasus Covid-19.

"Apabila penyelenggara dan pelaku sosial-ekonomi tidak menerapkan prokes, kegiatan ekonomi ini pasti akan berimbas pada kenaikan kasus Covid-19 dan pembatasan kegiatan sosial-ekonomi," jelas dia.

Geger Kerumunan Pasar Tanah Abang

Infografis Geger Kerumunan Pasar Tanah Abang. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Geger Kerumunan Pasar Tanah Abang. (Liputan6.com/Abdillah)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓