Aksi Bela Palestina, KSPI Layangkan Surat untuk Presiden Amerika Serikat

Oleh Ady Anugrahadi pada 18 Mei 2021, 13:37 WIB
Diperbarui 18 Mei 2021, 13:38 WIB
FOTO: Aksi Solidaritas Buruh untuk Rakyat Palestina
Perbesar
Massa KSPI membawa syal berbendera Palestina saat aksi Solidaritas Buruh untuk Palestina ke Gedung PBB serta Kedubes AS di Jakarta, Selasa (18/5/2021). Massa mengutuk dan mengecam kekerasan yang dilakukan tentara dan polisi Israel terhadap masyarakat sipil Palestina. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Aksi bela Palestina berlangsung di Kedutaan Besar Amerika Serikat, pada Selasa (18/5/2021). Massa dari serikat buruh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) pun melayangkan surat untuk diteruskan ke Presiden Amerika Serikat Joe Biden.

"Kami akan menyerahkan surat kepada Duta Besar Amerika untuk Indonesia dan diteruskan kepada Presiden Joe Biden dan tembusan kepada Konfederasi Serikat Buruh Amerika," kata Presiden KSPI Said Iqbal.

Saiq Iqbal menerangkan, surat ditulis dalam dua bahasa yakni Inggris dan Prancis. Dia menyampaikan permintaan agar Presiden Amerika Serikat Joe Biden turun tangan untuk menghentikan tindakan Israel dengan Palestina.

"Meminta Presiden Amerika Serikat Joe Biden untuk meminta Perdana Menteri Israel menghentikan agresi militer ke Palestina, harus ada kemerdekaan bangsa Palestina berdampingan hidup damai dalam dua negara. Kami meminta tentara Israel dan polisi Israel ditarik mundur dari Masjid Al-Aqsa," papar dia.

Said Iqbal berharap surat yang ditulisnya dapat diterima dan dibaca oleh Joe Biden.

Dia menambahkan, aksi bela Palestina serentak digelar di 24 provinsi di Indonesia. "Mudah-mudahan surat yang kami serahkan dalam dua bahasa bisa diserahkan kepada Presiden Joe Biden melalui Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia," ucap dia.

 

2 dari 3 halaman

Polda Metro Kerahkan 1.141 Personel Amankan Aksi Bela Palestina di Jakarta

FOTO: Aksi Solidaritas Buruh untuk Rakyat Palestina
Perbesar
Massa KSPI saat menggelar aksi Solidaritas Buruh untuk Palestina ke Gedung PBB serta Kedutaan Besar AS di Jakarta, Selasa (18/5/2021). Massa mengutuk dan mengecam keras kekerasan yang dilakukan tentara dan polisi Israel terhadap masyarakat sipil Palestina. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Polisi mengerahkan 1.141 personel untuk mengawal Aksi Bela Palestina di Kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat dan Kantor Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di Jakarta Pusat, Selasa (18/5/2021).

"Pengamanan yang kami siapkan di Kedutaan Amerika Serikat ada 905 personel. Sementara untuk di kantor PBB ada 236 personel," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, Selasa (18/5/2021).

Informasi yang diterima Polda Metro Jaya, peserta Aksi Bela Palestina terdiri dari Aliansi Kammi Banjabar (Banten Jakarta dan Jawa Barat), Aliansi Pemuda Indonesia, dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).

"Aliansi Kammi Banjabar dan Aliansi Pemuda Indonesia berkumpul di Kedutaan Besar Amerika Serikat. Sedangkan massa dari KSPI bakal berkumpul di Kantor PBB," ucap dia.

Yusri menerangkan, unjuk rasa memang diperbolehkan sesuai dengan Undang-undang No 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

Tapi, dia mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan mengingat pandemi Covid-19 di Indonesia sampai saat ini belum lenyap.

"Kami imbau ikuti aturan. Tetap mematuhi aturan protokol kesehatan, jangan sampai nanti melanggar dan mengganggu ketertiban umum," ujar dia.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓