Pemudik Jalani Swab Antigen di Penyekatan Bekasi, 4 Orang Reaktif Covid-19

Oleh Bam Sinulingga pada 17 Mei 2021, 19:15 WIB
Diperbarui 17 Mei 2021, 19:15 WIB
Pemudik menjalani tes antigen di pos penyekatan arus balik Lebaran 2021
Perbesar
Sejumlah pemudik sepeda motor menjalani tes antigen di pos penyekatan arus balik Lebaran 2021 wilayah Bekasi. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan menuturkan pihaknya mengerahkan penjagaan di setiap titik penyekatan arus balik Lebaran untuk melakukan swab antigen Covid-19 kepada pemudik.

Dia menuturkan H+3 Lebaran, ditemukan empat orang reaktif Covid-19. Menurutnya, dua sudah diarahkan ke RSD Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

"Ditemukan empat orang yang reaktif. Dua kita tempatkan di Wisma Atlet, dan dua lagi kita kembalikan ke domisili masing-masing, yaitu Bogor dan Tangerang," kata Hendra, Senin (17/5/2021).

Selain di titik penyekatan, petugas juga melakukan swab tes antigen secara mobile, dengan mendatangi pemudik yang baru tiba di kediaman masing-masing. Hal ini untuk memastikan pemudik sehat dan tidak terpapar Covid-19.

"Kita datangi masyarakat yang baru saja pulang mudik dan dilakukan swab antigen. Ini masif, dan kita juga sudah punya data pemudik," jelas Hendra.

Dia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjadi pengawas bagi masyarakat yang kembali dari mudik, dengan melaporkan kepada posko pelayanan swab tes gratis.

"Apabila ada yang ditemukan gejala, kita akan rujuk ke RS swasta atau daerah. Dan bagi yang tidak bergejala kita tempatkan di hotel dengan kapasitas 550 orang," kata Hendra.

 

2 dari 3 halaman

Dipastikan Sehat

Diketahui, tersedia 20.000 dosis swab antigen untuk diberikan kepada pemudik selama arus balik.

"Sebelum balik ke sini, kita pastikan mereka dalam keadaan sehat. Tujuannya jangan sampai penyebaran virus Covid-19 ini kemana-mana nantinya, kalau ternyata terkonfirmasi positif," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny.

Ia menjelaskan, setiap titik penyekatan disediakan 30 petugas gabungan, termasuk diantaranya tenaga medis dari rumah sakit maupun Puskesmas.

"Kira-kira sehari itu satu tim 30 orang dari dinas kesehatan, polres dan Puskesmas. Kita bagi 3 shift selama satu minggu sampai tanggal 24 Mei," jelas Sri Enny.

Mengingat masih tingginya arus balik, pihaknya memastikan kebutuhan swab antigen bagi pemudik tercukupi.

"Alat swab tes antigen kita masih punya banyak, masih ada 20.000. Jadi kebutuhan tes 1.000 sehari juga masih cukup," kata dia.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓