Pengunjung Membludak, Ancol, TMII dan Ragunan Ditutup 16-17 Mei 2021

Oleh Liputan6.com pada 15 Mei 2021, 19:29 WIB
Diperbarui 15 Mei 2021, 19:43 WIB
FOTO: Libur Lebaran di Pantai Karnaval Ancol
Perbesar
Pengunjung berenang di Pantai Karnaval Ancol, Jakarta, Jumat (14/5/2021). Pemprov DKI Jakarta pada libur Lebaran 2021 membuka sejumlah tempat wisata, salah satunya Ancol. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta Dinas Pariwisata DKI Jakarta memutuskan menutup sementara tiga tempat wisata di Ibu Kota pada 16-17 Mei 2021. Yaitu Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah, dan Taman Margasatwa Ragunan.

Hal itu tercantum dalam surat yang dikeluarkan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Surat itu ditandatangani oleh Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Gumilar Ekalaya pada Sabtu, 15 Mei 2021.

Keputusan itu diambil setelah evaluasi peningkatan pengunjung di tiga tempat wisata tersebut selama 14-15 Mei 2021. Penutupan dimaksudkan untuk penguatan protokol kesehatan

"Terhitung mulai tanggal 16 Mei 2021 sampai dengan tanggal 17 Mei 2021 agar melakukan penutupan sementara tempat usaha dalam rangka penguatan protokol kesehatan," ujar Gumilar dalam surat tersebut, Sabtu (15/5/2021).

Sementara itu, Ancol, TMII dan Ragunan diperbolehkan untuk buka kembali pada Selasa (18/5).

"Kawasan usaha pariwisata akan dibuka kembali pada tanggal 18 Mei 2021," tulisnya.

Sementara itu, Juru Bicara PSI Faldo Maldini menilai elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan merosot akibat kerumunan di tempat wisata saat Lebaran. Faldo menyoroti ketidakkonsistenan Anies dalam operasional Taman Impian Jaya Ancol.

"Keputusan membuka Taman Impian Jaya Ancol sudah aneh, orang kan situasi tidak boleh mudik. Pak Gubernur bolehkan masuk KTP DKI, kuota 30%, tahunya malah membludak. Tidak terjadi itu apa yang dikatakan Gubernur Anies. Survei Pak Gubernur bakal makin down kalau makin banyak tidak sesuai kata dan perbuatan," kata Faldo dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/5/2021).

Faldo menuturkan, keteledoran kebijakan Anies memprihatinkan. Pemerintah pusat mati-matian mencegah arus mudik untuk menghambat penyebaran Covid-19. Tapi kerumunan di Jakarta dibiarkan Anies.

"Intinya kan mencegah mobilitas dan kerumunan. Virus tak akan membedakan ini mudik atau wisata. Begitu ada kerumunan, virus akan leluasa. Libur lebaran, virus tetap kerja. Pak Anies tentunya cukup intelektual untuk memahami ini," kata Faldo.

2 dari 3 halaman

Dinilai Tidak Tegas

Pada Jumat kemarin, per pukul 16.00 WIB, Taman Impian Jaya Ancol didatangi 43 ribu pengunjung, yang notabene sudah melewati batas kuota 30%. Faldo menyayangkan ketidaktegasan Gubernur Anies.

"Dari hasil kerja, tidak ada orang senang pemimpin yang tidak memberikan kepastian. Dari 30%, ditutup, selang berapa jam dibuka lagi. Saya yakin makin jauh Pak Anies dari Medan Merdeka, bahkan gubernur lagi saja berat. Kalau boleh jujur, itu pendapat saya," tutup Faldo.

 

Reporter: Ahda Bayhaqi/Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓