Pemprov DKI: Sampah di Jakarta saat Lebaran 2021 Capai 10 Ribu Ton

Oleh Ika Defianti pada 14 Mei 2021, 17:07 WIB
Diperbarui 14 Mei 2021, 18:07 WIB
20160711-Sampah-Jagakarsa-Jakarta-YR
Perbesar
Pekerja memindahkan sampah ke truk pengangkut di Transit Pembuangan Sampah, Lenteng Agung, Jakarta, Senin (11/7). Pasca libur Lebaran, volume sampah di Kecamatan Jagakarsa mencapai 200 ton. (Liputan6.com/Yoppy Renato)

Liputan6.com, Jakarta - Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Syaripudin menyatakan adanya peningkatan jumlah sampah warga Ibu Kota saat Lebaran Idul Fitri 2021 bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Tepat pada hari pertama lebaran, sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang mencapai 2.142 ton dengan 405 rit truk sampah," kata Syaripudin dalam keterangan tertulis, Jumat (14/5/2021).

Sedangkan sehari sebelum lebaran atau H-1, total sampah di ibu kota mencapai 8.713 ton dengan 1.580 rit truk sampah.

Pada H-1 Lebaran 2020 lalu, tonase sampah mencapai 6.995 ton dengan 1.299 rit truk sampah. Jumlah sampah turun drastis pada hari H Lebaran 2020 yakni 2.195 ton dengan ritase 432 rit.

Syaripudin menyatakan pihaknya sudah melakukan antisipasi kemungkinan peningkatan tonase sampah tersebut.

"Kita siap. Pola dan strategi operasi sudah kita antisipasi," ucapnya.

 

TPST Bantargebang Tetap Beroperasi

Berusia 30 Tahun , TPST Bantar Gebang Diprediksi Penuh 3 Tahun Lagi
Perbesar
Antrean truk sampah dari Jakarta saat akan menurunkan muatan di TPST Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (18/3). Jumlah sampah yang masuk TPST Bantar Gebang mencapai 7.400 ton per hari. (merdeka.com/Arie Basuki)

Lanjut Syaripudin, TPST Bantargebang tetap beroperasi pada hari Idul Fitri 2021 hingga pukul 04.00 WIB dan buka kembali pada pukul 10.00 WIB.

"Per hari ini dwilling time atau waktu rata-rata truk sampah mengantre, menimbang dan menurunkan sampah sampah di sana hanya 3 jam 47 menit," jelas dia.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓