Antisipasi Lonjakan Covid-19, Anies Minta Ketua RT/RW Laporkan Warga yang Datang Usai Mudik

Oleh Ika Defianti pada 14 Mei 2021, 12:17 WIB
Diperbarui 14 Mei 2021, 12:17 WIB
Paket Kontrak Pembangunan MRT Fase II Resmi Ditandatangani
Perbesar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi sambutan saat penandatanganan paket kontrak Pembangunan MRT Fase 2 di Jakarta, Senin (17/2/2020). Konstruksi proyek MRT Jakarta Fase II paket pertama dari Bundaran HI hingga Harmoni (CP201) dimulai Maret 2020- Desember 2024. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta agar gugus tugas tingkat RT dan RW melakukan pendataan warga yang masuk ke wilayahnya usai musim mudik lebaran.

Anies meminta setiap ketua RT ataupun RW melakukan monitoring dan pemantauan warga yang datang.

"Dipastikan bahwa yang bersangkutan sehat, yang bersangkutan tidak bergejala. Dan akan dilakukan tes rapid antigen," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (14/5/2021).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyatakan nantinya akan disediakan aplikasi guna mempermudah kinerja ketua RT dan RW setiap wilayah.

"Untuk mereka melakukan pelaporan dua kali sehari atas kondisi di wilayahnya," ucapnya.

Selain itu, dia menyatakan bila pemeriksaan kesehatan atau skrining akan dilakukan di sejumlah pintu menuju Jakarta.

Hal tersebut disampaikan Anies usai rapat koordinasi dengan Forkompinda DKI Jakarta.

"Pertama adalah melakukan screening di pintu-pintu masuk menuju Jakarta, Jabodetabek," ujar Anies.

 

2 dari 3 halaman

Screening Dilakukan Secara Acak

Lanjut dia, untuk screening kendaraan pribadi akan dilakukan secara acak atau random. Selain itu pemeriksaan itu juga akan dilakukan pada transportasi umum.

Yakni mulai dari bus, kereta, hingga kapal laut. Pemeriksaan acak dilakukan dengan tes swab antigen.

"Jadi ini dua lapis untuk skrining, satu sebelum masuk, yang kedua ketika sudah sampai di tempat tinggal," jelas dia.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓